Kata Bijak Hari Ini

3 RUMUS SUKSES

Rumus 1 :
Man Jadda Wajada
(Siapa yang bersungguh-sungguh akan berhasil)
Rumus 2 :
Man Shobaro Zhafira
(Siapa yang bersabar akan beruntung)
Rumus 3 :
Man Saro 'Aladdarbi Washola
(Siapa yang berjalan di jalur-Nya akan sampai)


Partai, Atas Nama Rakyat Atau Untuk Kekuasaan?

15 Mei 2009 15.10 By Tembalang Online

Ayo donk kurangi apatisme partainya, dan menuju satu tujuan utama demi perubahan Indonesia. Indonesia kudu bangkit!


Seperti yang telah kita ketahui bahwa partai politik yang mengikuti pileg tahun ini cukup banyak alah sebanyak 48 partai. Apa sih sebabnya ini? Perpecahan partai? Atau karena alasan yang positif, yaitu menyampaikan kehendak politik dari masyarakat yang tidak seideologi dengan partai yang ada? Ataukah… karena mengincar kursi di DPR? Kalimat terakhir ini sempat kurenungkan ketika pertama kali tahu bahwa partai politik yang ada sebanyak itu.

Alhasil, eh ternyata tahun ini dikeluarkan peraturan yang mensyaratkan kepada partai politik harus memperoleh jumlah suara lebih dari 2,5% agar mendapatkan kursi di DPR. Sehingga bagi partai-partai kecil alias kurang dikenal berupaya keras untuk dapat mencapai target tersebut. Dan ternyata di akhir cerita (pengumuman hasil pileg dikeluarkan KPU), hanya 9 partai yang memenuhi target tersebut. Mau kemana 39 partai lainnya? Namun bagaimana cerita selanjutnya 9 partai yang berhasil menuju stage selanjutnya?

Sudah menjadi rahasia umum bahwa semua partai manyatakan bahwa, “semua demi rakyat”. Kalau emang benar begitu mana tuh buktinya? Mendekati pilpres partai-partai malah sibuk hanya sibuk bermanuver politik. Terkesan para elite politik hanya mementingkan kepentingan partai dibanding kepentingan rakyat. Sebagai contoh adalah beberapa waktu lalu sebelum pileg janji-janji partai kepada rakyat indonesia dielu-elukan. Dan sekarang mana, dah lupa mereka atas janji yang mereka ikrarkan sendiri. Yang ada adalah mereka hanya bekerja keras agar partainya mendapat posisi/kekuasaan di pemerintahan.

Untuk menjatuhkan lawan yang lain cara tidak bijak pun sering dilakukan. Seperti anak kecil yang sedang berantem, mereka saling “sindir-menyindir” satu sama lain. Kalau demi rakyat indonesia apa salahnya kalau mereka saling bergandeng tangan, bersahabat satu-sama lain demi mencapai satu tujuan, “Indonesia maju”. Jangankan atartiap partai, antarpartai yang se-ideologi aja tidak mau bersatu. Kapan nih indonesia bersatu kalau begini terus. Bung saya sudah bosan menunggu Indonesia berubah… Ayo donk kurangi apatisme partainya, dan menuju satu tujuan utama demi perubahan Indonesia. Indonesia kudu bangkit! Arsyil.

Tulisan Lain yang berhubungan



Share
Add my Facebook here!

Reaksi: 

2 Response to "Partai, Atas Nama Rakyat Atau Untuk Kekuasaan?"

  1. -=Pradzt=- Says:

    efek dari sebuah demokrasi yang lepas bebas,,,,

    pemerintahan ada ketika kekuasaan dapat menyatukan 2 kepentingan,,,,

  2. odik Says:

    Heran kenapa dari dulu kaya gitu aja setiap pemilu suka mengumbar janji, eh udah pada duduk di kursi empuk malah pada korupsi, apa karena ngutang waktu kampaye ahh gak ngerti..

Posting Komentar

CARA BERKOMENTAR:
Beri komentar sebagai, pilih: Nama/URL
Isi nama anda, kosongkan "URL" jika tidak punya website/blog. Kalau ngisi alamat Web jangan lupa "http://", contoh: http://arsyil.blogspot.com

Ctt: Identitas anda sangat saya perlukan. Jgn lupa nama ya!

Daftar Isi