Apa itu Husnudzon / positif thinking : Ada seorang Badui sukanya bepergian naik keledai kesayangannya. Suatu hari keledainya di parkir di suatu tempat. Ia ada urusan yang harus diselesaikan cepat. Kembali ke tempat parkir ia terperanjat, keledainya hilang dicuri orang. Apa katanya? "Alhamdulillah, untung saja saya tidak naik di atasnya. Kalau saja saya naik di atasnya tentu saya akan hilang bersama keledai saya."
Kosku merupakan rumah kontrakan bernama Wisma Khalid Bin Walid. Terdiri atas 7 Kamar, sekarang berpenghuni 10 orang (dulunya 13 orang), termasuk aku. Tapi disini aku mau menyoroti dua orang dari penghuninya. Mereka berdua memiliki kamar yang bersebelahan. Sebut saja S dan N. S dan N adalah sama-sama angkatan 2010 dan satu jurusan di fakultas Mipa Undip. Karena satu rumah dengan mereka, pastinya aku mengerti apa yang mereka kerjakan sehari-hari. Sungguh ironis, mereka berdua memiliki kebiasaan yang berkebalikan.
S adalah seorang pekerja keras. Di semester 3 ini ia sudah memikirkan untuk mencari nafkah sendiri. Bahkan berusaha sendiri mencari uang untuk keperluan biaya kuliah. Luar biasa, semangat S sangatlah besar dalam bekerja. Bahkan siap kalau ia diberi pekerjaan. Alhamdulillah aku juga sempat memberi ia kerjaan dan mendapatkan imbalan. Kurasa, semangat bekerja S lebih besar dari yang kupunya. Semoga ku bias mencontoh itu darinya. Syukur, S sejak semester kemarin mendapat beasiswa BUMN, sama seperti aku. Sehingga lumayan teerbantu atas beasiswa itu.
Selain bekerja, S juga sangat semangat untuk mengikuti kompetisi ilmiah. Budaya ilmiah sudah sangat melekat pada diri S. Alhamdulillah, 2 buah proposal PKM dari S, lolos didanai oleh Dikti. Dan sekarang, tak berhenti disitu, ia tetap bersemangat mengejar PKM lagi. Wah luar biasa.
Lalu, kamar yang satunya ada si N. Duh duh, jangan ditanya dia dikirimi uang bulanan berapa, wong makan seharinya aja rata-rata 50 ribu sehari. :( Sangar kan? Tuh bias dihitung sendiri, sebulan dia habis berapa. Belum lagi buat main-main bareng teman-temannya. Bisa karaoke, ke resto, atau jalan-jalan. Tapi Alhamdulillah, N sangat baik, ia tak pernah segan berbagi. Kalau ia punya sesuatu, pasti dibagi dengan yang lain. Namun saying, kebiasaan “hedon” itu tak bias lepas darinya. buat
Kini N sudah pindah ke kos lain, tak disini lagi. Padahal bayaran kontrakan kami sudah ia lunasi. Aku sempat bilang ke dia, cobalah prihatin dengan orangtua yang sudah mencari uang untuk dia, oleh itu jangan bikin uang mubazir. Padahal sungguh ironis, di saat jatah kasur yang buat N kosong, masih banyak orang yang butuh itu. Pastinya kalian pernah lihat saudara kita yang hanya mampu tinggal di masjid menjadi takmir.
Saya percaya bahwa kemajuan sebuah sebuah negara dilatarbelakangi kemajuan pendidikannya. Sebut saja Jepang, negara yang terkenal miskin sumber daya alam dan kondisi alam yang buruk, mampu memperoleh kemajuan yang luar biasa saat ini. Mengutip dari sebuah buku bahwa dulu sesaat setelah Jepang di bom atom oleh Amerika Serikat saat Perang Dunia II, sebuah pertanyaan luar biasa dilontarkan oleh pemimpin negara itu, "Berapa banyak guru yang masih tersisa?"
Itulah arti penting pendidikan. Aspek di bidang lain pun akan baik jika pendidikan baik. Pendidikan yang dimaksud ini tidak terbatas di sekolah. Tapi pendidikan di sekolah adalah cukup penting. Artinya majunya sebuah negara, sistem pendidikan sekolah yang baik adalah salah satu kuncinya.
Kali ini saya menyoroti yaitu pada jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA). Kita masih ingat bahwa saat kenaikan kelas dari kelas X ke kelas XI maka tiap siswa akan memilih (atau dipilihkan) mau masuk ke kelas IPA, IPS, atau Bahasa.
Saya yakin tak hanya sekolah saya tapi juga se-Indonesia (semoga tidak semua) bahwa biasanya siswa yang pintar diarahkan masuk ke kelas IPA. Sisanya dimasukkan kelas IPS dan Bahasa. Tak rahasia umum juga bahwa seringkali siswa yang tergolong "nakal" akan dimasukkan ke kelas IPS. Maaf, bukan saya mendeskritkan tapi hanya mengulas fakta yang ada.
Lantas apa efeknya? Sesaat fine-fine saja hal tersebut. Sebab, pelajaran IPA bisa dibilang sulit oleh itu, IPA diperuntukkan bagi siswa-siswa pintar. Sedangkan pelajaran IPS tidak sesulit IPA sehingga cocok bagi siswa yang terbilang kurang pintar.
Efeknya adalah pada saat dunia kerja. Dalam bidang ekonomi, politik, dan hukum tentunya diisi oleh orang-orang yang menimba ilmu sosial di bangku perkuliahan. Fakultas Ekonomi, Ilmu Politik, dan Hukum adalah bidang IPS. Tentunya sebagian diisi oleh mahasiswa yang dulu duduk di jurusan IPS sewaktu SMA.
Secara singkat, bahwa orang-orang pintar dari jurusan IPA tidak menduduki posisi strategis negara dalam bidang Ekonomi, Politik, dan Hukum. Padahal nasib kemajuan negara bertopang pada pejabat-pejabat negara.
Seringkali di kampus sosial sistem pendidikannya amburadul. Mahasiswa mudah lulus cepat meski kuliah sesuka hati. Juga pergaulan di kampus sosial lumayan bebas. Maka keluaran lulusannya tentunya tidak sebaik yang diharapkan. Padahal mereka yang akan menjabat posisi strategis negara.
Sungguh, pendidikan yang salah harus diperbaiki. Jika mendidiknya saja salah bagaimana bisa orang yang dididik menjadi baik? Selengkapnya...
Beberapa waktu yang lalu aku sangat menggemari lagunya Maher Zain. Waktu lagi mengerjakan tugas, lagi merenung, lagi nyuci, dsb. Luar biasa, ketika lagi galau, misalnya, enak banget didengar. Lagunya tenang.. dan menentramkan. Juga ada lagu yang bikin semangat. keren2! Senantiasa mengingatkan kehadiran Allah, sang Maha Kuasa.
Nih salah satu lagu Maher Zain yang kusuka. Judulnya For The Rest of My Life alias Sepanjang Hidup (versi Bahasa Indonesia):
Lirik English:
I praise Allah for sending me you my love
You found me home and sail with me
And I`m here with you
Now let me let you know
You`ve opened my heart
I was always thinking that love was wrong
But everything was changed when you came along
OOOOO
And theres a couple words I want to say
For the rest of my life
I`ll be with you
I`ll stay by your side honest and true
Till the end of my time
I`ll be loving you. loving you
For the rest of my life
Thru days and night
I`ll thank Allah for open my eyes
Now and forever I I`ll be there for you
I know that deep in my heart
I feel so blessed when I think of you
And I ask Allah to bless all we do
You`re my wife and my friend and my strength
And I pray we`re together eternally
Now I find myself so strong
Everything changed when you came along
OOOO
And theres a couple word I want to say
For the rest of my life
I`ll be with you
I`ll stay by your side honest and true
Till the end of my time
I`ll be loving you. loving you
For the rest of my life
Thru days and night
I`ll thank Allah for open my eyes
Now and forever I I`ll be there for you
I know that deep in my heart now that you`re here
Infront of me I strongly feel love
And I have no doubt
And I`m singing loud that I`ll love you eternally
For the rest of my life
I`ll be with you
I`ll stay by your side honest and true
Till the end of my time
I`ll be loving you.loving you
For the rest of my life
Thru days and night
I`ll thank Allah for open my eyes
Now and forever I I`ll be there for you
I know that deep in my heart
Lirik Indonesia:
aku bersyukur kau di sini kasih
di kalbuku mengiringi
dan padamu ingin ku sampaikan
kau cahaya hati
dulu ku palingkan diri dari cinta
hingga kau hadir membasuh segalanya
oh inilah janjiku kepadamu
sepanjang hidup bersamamu
kesetiaanku tulus untukmu
hingga akhir waktu kaulah cintaku cintaku
sepanjang hidup seiring waktu
aku bersyukur atas hadirmu
kini dan selamanya aku milikmu
yakini hatiku kau anugerah Sang Maha Rahim
semoga Allah berkahi kita
kekasih penguat jiwaku
berdoa kau dan aku di Jannah
ku temukan kekuatanku di sisimu
kau hadir sempurnakan seluruh hidupku
oh inilah janjiku kepadamu
yakini hatiku bersamamu ku sadari inilah cinta
tiada ragu dengarkanlah
kidung cintaku yang abadi
Calon Mertua : Penjaga lab ditambah lagi cuma honorer, pekerjaan tetap belum punya kok berani melamar anak saya yang sarjana kedokteran!
siGanteng: Memangnya salah ya pak? saya menikah karena menjalankan Ibadah dan karena saya memang mencintai anak bapak.
Calon Mertua : Tapi, bagaimana mungkin kamu bisa menghidupi masa depan anak saya?!
siGanteng: Allaah yang memberi rizky pak, saya hanya berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan yang terbaik.
Calon Mertua : Lalu, apa nanti kata keluarga besar kami jika anak saya menikah dengan seorang penjaga lab??
siGanteng : Kekayaan Bukan Tanda Kemuliaan, Kemiskinan Bukan Petunjuk Kehinaan. Walaupun saat ini saya hanya honorer, setidaknya saya bisa menghargai hidup ini pak. Ketimbang jadi orang kaya tapi ia lupa akan hakekat dirinya sebagai manusia dan hamba Allah!
Calon Mertua : Jujur saja, sebenarnya saya enggan menerima kamu! Namun karena keyakinan dan sikap optimis kamu akan pandangan masa depan saya cukup salut, masih ada orang seperti kamu mau bekerja keras. Silahkan jika kamu memang tulus dan sungguh-sungguh untuk meminang anak kami. Namun ingat, kamu harus mempertanggung jawabkan setiap perkataan yang keluar dari lisanmu anak muda.
siGanteng: Alhamdulillaah, terima kasih ya Allah! terima kasih pak, saya berjanji saya akan berusaha sebaik mungkin menjaga anak bapak...
Sumber: Posting fb teman, dengan beberapa editan Selengkapnya...
Kalau gak kunci hilang, lupa bawa duit, lupa taruh kunci kamar n motor, dll, banyak lah barang-barang yang kulupakan. Mending kalau cuma barang. Janji yang harusnya kutepai juga sering kulupakan. Beberapa acara / agenda yang sudah ku-OK, malah aku lupa datang. Berbagai kejadian itu karena satu kata "LUPA".
Aku bingung..
bingung ...
bingung..
Kenapa penyakit lupaku ini gak sembuh2 ya.
Lalu, sempat teringat sesuatu. (ting!) Pikiran gak jelasku muncul. Seandainya ya aku punya sekretaris pribadi. Yang bisa senantiasa mengingatkan aku. Aku tau ini tidak mungkin, kecuali dia adalah istriku kelak. Betul, aku ingin punya istri kelak yang senantiasa bisa mengingatkan aku ketika aku "LUPA". he he. ^^
Alhamdulillah, setahun yang lalu aku pernah buat RESOLUSI 2011 : tidak dikirimi uang dari orangtua lagi. Ternyata sukses, aku hampir sebagian besar sehari-hari dari uang yang kudapat sendiri, yaitu bekerja.
Lusa kemarin aku membeli sebuah netbook seken hp mini 110-11000 tord, pakai uang sendiri. Meskipun seken tak apalah yang penting bisa bermanfaat banyak buat aku. Karena memang budget yang kupunya hanya dapat untuk membeli yang seken. Tapi tak apa yang penting tujuanku membeli netbook bisa terlaksana.
Semakin bertambah hari aku tak bisa membentuk rasa prihatinku pada nasib skripsiku. Sebulan ini aku dilanda musibah bertubi-tubi. 2 sekaligus flashdiskku hilang dan laptop rusak membuat file skripsiku kini telah tiada. (Bisa baca curhatanku di: Jangan Sekali-Sekali Tidak Mem-Back Up File SKRIPSI)
Teman-teman doakan aku yah tetap bisa semangat... ^^
Innalillahi Wainna Ilaihi Rajiun ,,
Yah, itu lah kalimat yang sangat tepat untuk mencairkan hatiku. Musibah datang secara berturut-turut. Sebagian karena kesalahan diriku. Tapi apapun itu yang sudah terjadi ya sudahlah. Segalanya berasal dari Allah dan pasti akan kembali kepada Allah jua. Yang ada pada diri kita bukanlah milik kita, tapi miliknya Allah, kita hanya dititipkan. Jadi apapun yang terjadi kembalilah ke Allah, bertawakal, berserah diri senantiasa. Bahwa tiada hal yang terjadi di dunia ini tanpa seijin-Nya..
Dalam satu bulan diriku kehilangan beberapa benda yang penting bagi aku. Mulai dari Handphone, lalu 2 (dua) buah flashdisk. Kemudian laptopku yang berisi data-data yang sangat banyak, rusak.
Data skripsiku ada di harddisk laptop, tapi rusak. Salinannya ada di flashdisk. Ku backup di 2 flashdisk sekaligus, eh malah kedua-duanya hilang. Masyallah.. jadi tinggal harddisk laptop yang kuharapkan.
Laptopku ku servicekan, kata masnya ada kerusakan, lalu diperbaiki. Mayallah mahal sekali biayanya. Lalu kuurungkan dan bilang ke mas teknisi di tempat service itu untuk mengambil harddisknya.
Ketidaktahuanku, membuatku mendapat musibah tambah besar. HD laptop ku itu kucobakan di PC. Alhasil, rusak langsung, alias gak ke deteksi di laptop lagi. Aku pasrah. Lalu laptopku itu pun ku pasrahkan ke mas teknisi tadi, dan dibeli 300ribu. TT
Beberapa waktu lalu tanggal 22 Desember, aku hampir lupa kalau hari itu adalah hari ibu. Beberapa teman di facebook membuat status tentang hari ibu. Aku pun tak mau kalah buat menyemarakkan hari ibu ~yang ternyata tidak sama dengan mother day (kata mba Dwi). Sebuah status kubuat tentang ibuku. Pas aku teringat beberapa harapan-harapan ibuku selama ini. Selamat hari ibu... doaku untuk engkau.
Ibuku mengharapkan ku lulus cepat,
Ibuku mengharapkan ku cepat dapat kerja,
Ibuku mengharapkan ku gak usah nikah cepat,
Ibuku mengharapkan ku menjadi anak yang soleh,
Ibuku mengharapkan ku menjadi sukses dan berbakti pada beliau,
Ya Allah, sayangilah orangtuaku dan jadikan mereka bahagia dunia akhirat. Amin.
[Ada band mode on] Dan kuberjanji.. tak kan hianati pintanya..
~Selamat hari IBU~
Well, bagi sebagian orang sawah itu biasa aja gak ada keistimewaan. Tapi tidak bagiku. Setiap kulihat sawah, mataku langsung terpana. Memandangnya sembari menghirup kedamaian yang menyelimutinya. Luar biasa, sawah itu membuatku jadi tenang, damai, jernih, and so green. Oleh itu tak lupa ku sering mengabadikan suasananya, untuk berfoto bersamaku. Ayo gabung denganku, berfoto bersama sawah!
I loved Sawah.. when i see it, my eyes excites.. its look beatiful, and my mind and my heart so refresh..
@Karangtengah, Demak. ~1-1-2012~
Hal aneh ini memang kusadari terjadi sejak aku kuliah di Jawa. Di Jawa sawah dimana-dimana. Berbeda dengan daerah tempat kudibesarkan, yaitu Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah. Disana bisa dibilang gak ada sawah. Lebih banyak tanah disana digunakan untuk perkebunan.
Oke, cukup aku ke perpus WP, kuharap begitu sampai pelayanan disitu diperbaiki menjadi lebih baik. Ini sudah keberapa kalinya aku kurang menyukai perpus WP. Tapi mau gimana lagi, aku harus mencari referensi buku harus ke perpus. Beda sama perpustakaan MIPA Undip. Wah alhamdulillah jempol pelayanannya, setidaknya itu menurutku.
Biasanya kalau mahasiswa MIPA memang tempat pertama untuk mencari referensi adalah perpustakaan fakultas MIPA. Kalau disitu tidak ketemu artinya bisa dicari ke UPT perpustakaan (pusat) Undip yang letaknya di gedung Widya Puraya (WP). Nah itu dia, yang kadang membuatku sedikit kecewa dengan UPT perpustakaan WP Undip. Materi yang kucari, jarang ada disitu. Alias menurutku lebih baik di fakultas MIPA saja. Terlebih lagi, koleksi di perpus WP jadul-jadul, alias gak update.
Oke, kalau bicara engenai koleksi buku, kurasa semua sepakat dengan itu. Sebab namanya saja perpus pusat universitas, artinya semua bidang ilmu masuk. Sedangkan kalau di perpus MIPA kan cuma fokus sains. Yah memang isi tentang sains lebih lengkap di MIPA daripada di perpus WP. I think.
Terus, ada satu hal yang lumayan berbeda antara keduanya. Yaitu biada denda keterlambatan mengembalikan buku. Kalau di UPT perpus WP dendanya sehari adalah Rp1000 maka di MIPA hanya Rp300.
Kemarin aku mengembalikan 1 buku di WP bayar beberapa ribu. Sedangkan di MIPA tidak sampai Rp1000! Bayangkan, dengan waktu yang hampir sama loh. Dan juga itu ada 2 buku. Tapi entah kenapa waktu itu ku tak bawa duit kecil. Lalu di tas kucari-cari ada gak uang receh. Ternyata ada Rp400. Lalu kata bapak di perpus MIPA, "Sampean punyanya berapa? bayar aja yang ada segitu. Sisanya kalau kembali lagi kesini.
Tadi baca postingan salah seorang teman di Grup fb. Nah langsung aja gue copas. Sangat memotivasi. SIngkat aja ini. Tapi semoga bisa membantu kawan-kawan yang lagi galau. just share
Ketika kita mengeluh : “Ah mana mungkin.....”
Allah menjawab : “Jika AKU menghendaki, cukup Ku berkata “Jadi”, maka jadilah (QS. Yasin ; 82)
... ... ... Ketika kita mengeluh : “Capek banget gw....”
Allah menjawab : “...dan KAMI jadikan tidurmu untuk istirahat.” (QS.An-Naba :9)
Ketika kita mengeluh : “Berat banget yah, gak sanggup rasanya...”
Allah menjawab : “AKU tidak membebani seseorang, melainkan sesuai kesanggupan.” (QS. Al-Baqarah : 286)
Ketika kita mengeluh : “Stressss nih...Panik...”
Allah menjawab : “Hanya dengan mengingatku hati akan menjadi tenang”. (QS. Ar-Ro’d :28)
Ketika kita mengeluh : “Yaaaahh... ini mah semua bakal sia-sia..”
Allah menjawab :”Siapa yang mengerjakan kebaikan sebesar biji dzarah sekalipun, niscaya ia akan melihat balasannya”. (QS. Al-Zalzalah :7)
Ketika kita mengeluh : “Gile aje..gw sendirian..gak ada seorangpun yang mau bantuin...”
Allah menjawab : “Berdoalah (mintalah) kepadaKU, niscaya Aku kabulkan untukmu”. (QS. Al-Mukmin :60
Ketika kita mengeluh : “ Duh..sedih banget deh gw...”
Allah menjawab : “La Tahzan, Innallaha Ma’ana. Janganlah kamu berduka cita, sesungguhnya Allah beserta kita:. (QS. At-Taubah :40)
Ayo sebarkan ke tman2 kita smua yg mulai galau atas perhatian Allah yg serasa jauh dari kita pdahal sebaliknya Allah dekat selalu (QS. Al-Baqarah 186)
Arsyil Hendra Saputra, seorang statistikawan Semarang. Mahasiswa S1 Statistika UNDIP. Sebagai seorang Statistikawan, tidak menutup diri untuk membantu sesama dalammemecahkan permasalahan statistika. Bagi kamu yang pengin bertanya alias membahas sebuah persoalan statistik dengan saya, monggo, silakan tanyakan saja, dapat lewat blog ini atau facebook atau YM. Terima kasih. CP: 085740562043
Lihat profil lengkapku Klik aja disini