Kata Bijak Hari Ini

3 RUMUS SUKSES

Rumus 1 :
Man Jadda Wajada
(Siapa yang bersungguh-sungguh akan berhasil)
Rumus 2 :
Man Shobaro Zhafira
(Siapa yang bersabar akan beruntung)
Rumus 3 :
Man Saro 'Aladdarbi Washola
(Siapa yang berjalan di jalur-Nya akan sampai)


Kebijakan Impor Yang Liberal Membuat Investor "Ilfil" dengan Indonesia?

05 Februari 2016 09.04 By Arsyil Statistikawan 0 Komentar


Satu per satu perusahaan pemilik brand global mulai menyatakan hengkang dari indonesia. Padahal buat meminta mereka bangun pabrik di indonesia tidaklah mudah.
Gregetan, iya gregetan banget. Pak Jokowi yang di awal bersungguh-sungguh mengincar investor luar negeri untuk berinvestasi di indonesia, nyatanya yang udah ada malah pada menarik investasinya.
Bukan menyalahkan Pak Jokowi, saya yakin beliau juga pusing dengan semua ini. Pun, dengan kondisi ekonomi indonesia yang sedang terpuruk saat ini. Tapi sayangnya dgn tak mengurangi rasa hormat saya menilai (di beberapa kesempatan sempat diskusi dgn pemangku kepentingan, pemerintah dan pelaku usaha) bahwa beberapa kebijakan yang telah dibuat semakin menjatuhkan indonesia ke jurang keterpurukan.
Kebijakan ekonomi yang telah dibuat yang digadang dapat menyelamatkan indonesia dari keterpurukan ekonomi, beberapa diantaranya -akibat ada titipan oknum tertentu yang mementingkan kepentingannya- justru membuat para investor "ilfil" dengan indonesia. Kebijakan itu menjadi sinyal negatif untuk mereka.
Sebagai contoh kebijakan impor. Akibat paket kebijakan ekonomi, saat ini kebijakan impor indonesia sangatlah liberal. Perusahaan trader/pedagang dimudahkan impornya bukan malah diperketat. Bagaimana bisa produsen di dalam negeri melawan gempuran produk impor yang lebih murah? Tutup..gulung tikar..akhirnya. Di indonesia, raw material, energi, gas, minyak, listrik, dan upah, mahal. Heran juga sih, di saat harga minyak dunia anjlok drastis malah harga minyak indonesia naik (lalu turun hanya dikit).
Tadi siang ketemu dgn produsen ponsel lokal, Mito, dikatakan produksinya sedang anjlok. Sungguh kasian banget mendengarnya. Ujungnya, bisa-bisa PHK besar-besaran, ribuan orang akan menganggur.
Solusi, ya solusi, harus ada. Pemerintah: mengkaji kebijakan yang telah dibuat dan merumuskan regulasi yang tepat, juga belajar dari negara lain, bukan karena tekanan pihak tertentu.
Masyarakat: Beli produk dalam negeri (yang bertuliskan Made in Indonesia), jgn lantas malu tapi malah bangga.
Salam Indonesia Raya!

Selengkapnya...

Reaksi: 

Analisis Kinerja Reksadana Saham Syariah Menggunakan Metode Sharpe, Treynor, Jensen, Information Ratio, Market Timing, dan Komposisi Efek Sektoral

03 Februari 2016 15.28 By Arsyil Statistikawan 0 Komentar

PENDAHULUAN. Otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI) melaporkan indeks saham syariah telah mencetak kenaikan 40 persen dalam lima tahun terakhir. Tak hanya investor saham, keuntungan juga bisa dinikmati masyarakat yang menyimpan investasinya dalam bentuk reksadana syariah. Reksa dana syariah adalah reksa dana yang dijalankan sesuai dengan prinsip syariah. Sejumlah reksadana syariah telah mampu tumbuh signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Barometer Bareksa menggunakan data terakhir 26 Agustus 2014: BNP PARIBAS PESONA SYARIAH, MANULIFE SYARIAH SEKTORAL AMANAH, CIPTA SYARIAH EQUITY, SAM SYARIAH BERIMBANG, DAN TRIM SYARIAH SAHAM.


TUJUAN. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui kinerja dari manager investasi yang diukur berdasarkan metode Sharpe, Treynor, dan Jensen, menilai komposisi portopolio efek dari Reksadana, dan menilai kemampuan manager investasi dari sisi information ratio dan market timing availability pada saat pasar bullish. Reksa dana yang diteliti adalah BNP PARIBAS PESONA SYARIAH, SAM SYARIAH BERIMBANG, TRIM SYARIAH SAHAM, MANULIFE SYARIAH SEKTORAL AMANAH, CIPTA SYARIAH EQUITY.

KESIMPULAN
. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan terhadap reksa dana SAM SYARIAH BERIMBANG, CIPTA SYARIAH EQUITY, BNP PARIBAS PESONA SYARIAH, MANULIFE SYARIAH SEKTORAL AMANAH dan TRIM SYARIAH SAHAM maka dapat diperoleh kesimpulan sebagai berikut:

1. Penilaian kinerja reksa dana saham
Berdasarkan average return, produk reksadana SAM SYARIAH BERIMBANG, CIPTA SYARIAH EQUITY, BNP PARIBAS PESONA SYARIAH dan MANULIFE SYARIAH SEKTORAL AMANAH yang sahamnya memperoleh return yang positif yaitu menunjukkan bahwa produk reksa dana tersebut mampu memberikan keuntungan untuk para pemilik reksadana. Sedangkan produk reksa dana TRIM SYARIAH SAHAM memperoleh hasil yang negatif. Hal ini menunjukkan bahwa reksa dana tersebut mengalami kerugian sehingga tidak mampu memberikan keuntungan bagi para pemilik reksa dana.

2. Penilaian kinerja reksa dana saham yang paling baik
Berdasarkan indeks Sharpe, Treynor, dan Jensen, produk reksa danaSAM SYARIAH BERIMBANG merupakan reksadana yang terbaik di antara kelima reksadana yang dianalisis. Hal ini tidak lepas dari tingginya return yang dihasilkan oleh reksa dana tersebut.

3. Penilaian kinerja reksa dana saham yang mampu outperform terhadap indeks pasarnya
Berdasarkan metode Sharpe dan Treynor, reksa dana yang mampu outperform hanya SAM SYARIAH BERIMBANG, CIPTA SYARIAH EQUITY dan BNP PARIBAS PESONA SYARIAH, sedangkan MANULIFE SYARIAH SEKTORAL AMANAH dan TRIM SYARIAH SAHAM mengalami underperform. Kemudian berdasarkan metode Jensen reksadana yang mampu outperform adalah SAM SYARIAH BERIMBANG, CIPTA SYARIAH EQUITY dan BNP PARIBAS PESONA SYARIAH, hanyaTRIM SYARIAH SAHAM yang mengalami underperform.

4. Penilaian Kinerja Manajer Investasi Reksadana
a. Berdasarkan Information Ratio
Reksadana yang memiliki kemampuan manajer investasi untuk menghasilkan active return secara konsisten paling baik berdasarkan perhitungan Information Ratio adalah SAM SYARIAH BERIMBANG, kemudian diikuti CIPTA SYARIAH EQUITY, dan BNP PARIBAS PESONA SYARIAH. Sedangkan TRIM SYARIAH SAHAM dan SAM SYARIAH BERIMBANG tidak menunjukkan hal tersebut.
b. Berdasarkan Market Timing
Kelima reksadana yang dianalisis tidak menunjukkan market timing avalibility. Manajer investasi dari kelima reksadana tersebut tidak menunjukkan adanya kemampuan dalam menghadapi kondisi pasar yang bullish atau bearish.

Lebih lengkapnya dapat di-download disini: LAPORAN PENELITIAN dan PRESENTASI

Oleh:
ARSYIL HENDRA SAPUTRA
ARNOLD MARGANDA IHUT TUA
NADYA LOVITA
(Mahasiswa S2 Program Pascasarjana Ilmu Manajemen UI)

Selengkapnya...

Reaksi: 

Proposal Penelitian: Dampak Pelemahan Pasar Saham China Pada Pasar Saham Indonesia

24 Januari 2016 08.04 By Arsyil Statistikawan 0 Komentar


Globalisasi yang tengah menjadi fenomena kehidupan masyarakat dunia, telah membawa dampak dan perubahan yang besar terhadap pola hubungan ekonomi antar negara. Perubahan kondisi ekonomi negara yang satu akan berpengaruh terhadap ekonomi negara lain. Berbagai peristiwa penting telah mewarnai dan membentuk arah ekonomi global, antara lain keruntuhan di pasar modal internasional pada bulan 1987, krisis finansial pada tahun 1998, dan krisis ekonomi global di tahun 2008. Semua itu secara terpisah maupun simultan menunjukkan bahwa perekonomian dunia semakin terhubung.

Pasar modal Indonesia dalam memasuki globalisasi keuangan dunia, tentunya tidak dapat dipisahkan dari perubahan-perubahan yang terjadi pada pasar modal global. Hal ini disebabkan setiap perubahan kondisi di pasar modal global akan direspon oleh pasar modal negara lain, termasuk Indonesia. Pasar modal di negara Indonesia merupakan pasar yang sedang berkembang dengan pesat. Pertumbuhan dari harga saham yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang tercermin dalam pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) telah menunjukkan pertumbuhan yang jauh lebih baik dibandingkan regionalnya bahkan jika dibandingkan dengan beberapa Negara besar di dunia. Melihat pertumbuhan Pasar Modal Indonesia yang cukup pesat tersebut, ternyata pasar modal di Indonesia masih tergolong rentan terhadap kondisi makro ekonomi dunia secara umum.


Gambar 1.1. Tren Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Tahun ke Tahun

Mengingat Pasar Modal Indonesia masih dianggap sedang berkembang dengan baik, sehingga tidak dipungkiri bahwa investor asing ternyata tertarik untuk menginvestasikan dananya di Pasar Modal Indonesia. Sekalipun peranan dan jumlah investor domestik semakin meningkat akan tetapi tidak bisa dipungkiri bahwa terdapat kebiasaan dari investor domestik untuk melakukan strategi follower pada investor asing atau setidaknya investor domestik menggunakan perilaku investor asing sebagai acuan (Cahyono, 2000). Berdasarkan data tahun 2013 dan 2014 yang ditunjukan pada Gambar 2.3 dibawah ini, dijelaskan bahwa investor asing dominan dalam total nilai transaksi saham di Pasar Modal Indonesia. Tercatat pada 2014, transaksi saham yang terkait dengan investor asing di Pasar Modal Indonesia masih dominan yaitu sebesar 58,16%. Kondisi ini tentunya semakin menegaskan bahwa kondisi global memungkinkan untuk mempengaruhi pasar modal di Indonesia.

Gambar 1.2. Komposisi Nilai Transaksi Saham di BEI Berdasarkan Jenis Investor Tahun 2013-2014

Secara teoritis, pasar modal antar negara memiliki hubungan satu sama lain. Hal ini mungkin untuk diteliti karena sejak terbukanya pasar global atau sejak diizinkannya investasi asing untuk dilakukan di Indonesia, dimungkinkan ada penanaman modal asing sehingga timbul pengaruh baik perekonomian maupun antar bursa saham di tiap negara.

Berdasarkan data yang diolah oleh International Monetary Fund (IMF), bahwa saat ini hanya terdapat beberapa negara saja yang mengontrol pertumbuhan ekonomi dunia. Kondisi ini dapat dilihat berdasarkan komposisi Gross Domestic Product (GDP) negara tersebut dan dikomparasikan dengan GDP dunia. Adapun sepuluh besar dari perbandingan tersebut dapat dilihat pada gambar sebagai berikut.

Sumber: IMF
Gambar 1.3. 10 Negara Dengan GDP Terbesar di Dunia Tahun 2014

Pada Gambar 1.3 dapat dijelaskan bahwa pada tahun 2014 negara China memiliki komposisi GDP yang dikomparasikan dengan GDP dunia yaitu 13,4%, yaitu terbesar kedua setelah Amerika Serikat. Hal ini menggambarkan bahwa negara China mempunyai kekuatan besar untuk mengontrol ekonomi dunia. Di samping itu, perubahan kondisi perekonomian China akan mempengaruhi pasar modal Amerika Serikat, dan pada akhirnya akan memberikan efek domino ke pasar modal negara lain.
Dari data yang ada menunjukkan bahwa pasar saham China merupakan salah satu yang terbesar di dunia. Gambar 1.4 di bawah ini menunjukkan bahwa berdasarkan kapitalisasi pasar, pasar saham China (Shanghai SE, Shenzhen SE, dan Hong Kong Exchanges) menempati urutan kedua, di bawah pasar saham Amerika Serikat (NYSE). Selain dari nilai kapitalisasi pasar, berdasarkan jumlah perusahaan yang terdaftar di bursa saham, juga tercatat China menempati peringkat kedua setelah India, dengan total 4538 perusahaan (per Mei 2015).

Sumber: The Wall Street Journal, http://www.wsj.com/, data per Mei 2015.
Gambar 1.4. Pasar Saham China Merupakan Terbesar Kedua di Dunia

Berikutnya adalah menilai potensi pengaruh negara China terhadap perekonomian Indonesia. Berdasarkan Gambar 1.4 dapat dijelaskan bahwa Negara China merupakan negara yang menjadi tujuan ekspor terbesar kedua Indonesia setelah Jepang.

Sumber: BPS.
Gambar 1.5. Perkembangan Perdagangan Luar Negeri Indonesia dengan Beberapa Negara Utama, 2013-2014 (Juta Dolar AS)

Perubahan keadaan perekonomian di negara China tentu akan memberikan pengaruh, baik secara langsung maupun tidak langsung kepada Indonesia. Apabila perekonomian negara China mengalami keadaan resesi, ini tentu akan menyebabkan nilai ekspor Indonesia ke negara-negara tersebut ikut menurun, sebab konsumen di negara tersebut dalam keadaan ekonomi yang sedang resesi tentu akan mengurangi tingkat pengeluarannya. Tentunya hal ini juga berdampak pada pertumbuhan laba perusahaan di Indonesia yang akhirnya berdampak juga pada pergerakan harga sahamnya.

Sumber: Statistik Perdagangan Luar Negeri Ekspor 2015 Jilid II, www.bps.go.id.
Gambar 1.6. Nilai Defisit Terbesar Perdagangan Indonesia, 2013-2014 (Juta Dolar AS)

Pentingnya menakar dampak pelemahan ekonomi China terhadap Indonesia dapat dicerminkan pada Tabel 1.2. Pada tahun 2014 defisit terbesar yang dialami oleh neraca perdagangan Indonesia adalah dengan negara China.

Dari data-data yang dijabarkan di atas ada dugaan bahwa ketika terjadi pelemahan pasar saham China kemungkinkan ada dampak terhadap kondisi pasar saham di Indonesia. Kausalitas dari pengaruh yang muncul dapat dijelaskan sebagaimana pada Gambar 1.7 di bawah ini.

Gambar 1.7 Kausalitas Dampak Pelemahan Pasar Saham China Terhadap Indonesia

Ketika China mengalami pelemahan ekonomi maka akan membawa dampak kepada pasar sahamnya yang turut mengalami pelemahan pula. Kondisi tersebut membuat China yang merupakan salah satu negara mitra perdagangan ekspor-impor terbesar Indonesia akan memberikan dampak kepada kondisi ekonomi Indonesia, selanjutnya akan membawa dampak terhadap kondisi pasar saham Indonesia.

Gambar 1.8. Variabel Konstrak dari Penelitian

Penelitian ini ditujukan untuk melihat pengaruh pelemahan pasar saham China terhadap kinerja pasar modal Indonesia. Berdasarkan penjelasan diatas maka penulis mencoba menganalisis dampak dari pelemahan indeks pasar saham China dapat mempengaruhi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Bursa Efek Indonesia (BEI). Penulis menggunakan analisis dari pergerakan tiga bursa terbesar di China yang diduga dapat mempengaruhi indeks dari Bursa Efek Indonesia – IHSG, yaitu sebagaimana pada tabel di bawah ini.

Tabel 1.1. Nama Pasar dan Indeks Saham China Yang Diteliti

Lebih lengkapnya bisa didownload disini: Proposal Penelitian: Dampak Pelemahan Pasar Saham China Pada Pasar Saham Indonesia - Oleh Arsyil Hendra Saputra
Bagi yang mau diskusi lebih lanjut terkait topik ini silakan kontak saya.

Oleh:
Arsyil Hendra Saputra
Mahasiswa Program Pascasarjana Ilmu Manajemen
Universitas Indonesia

Selengkapnya...

Reaksi: 

Sejarah Ikatan Alumni Statistika Universitas Diponegoro (IKALISTA UNDIP)

07.08 By Arsyil Statistikawan 0 Komentar


LATAR BELAKANG PEMBENTUKAN IKALISTA. Keberadaan ikatan alumni adalah sebagai salah satu komponen penilaian akreditasi untuk Program Studi Satistika Undip.Mempertahankan rasa solidaritas dan kekeluargaan antar alumni. Intensifikasi komunikasi, informasi & kerjasama antara alumni – dosen – mahasiswa. Tanggung jawab alumni dalam rangka mengembangkan dan memajukan almamater. Jumlah alumni lulusan Program Studi Satistika Undip semakin banyak yang tersebar secara nasional.Rata-rata mutu lulusan baik , dibuktikan dengan: serapan oleh dunia kerja (industri, perbankan, pemerintahan, lembaga riset, akademisi dll); dan terciptanya enterpreuner-enterpreuner muda; dari alumni lulusan Program Studi Satistika Undip, sehingga menjadikan sebuah kekuatan yang signifikan dalam hal ikut serta membangun almamater.

SEJARAH I. Menindaklanjuti hasil musyawarah alumni yang diwakili oleh masing - masing angkatan (2003, 2004, 2005, 2006, 2007) pada tanggal 21 Maret 2012 yang diselenggarakan di Tebet, Jakarta Selatan, disepakati beberapa hal sebagai berikut : Membentuk forum komunikasi yang disebut Ikatan Alumni Statistika Universitas Diponegoro dan untuk selanjutnya disingkat IKALISTA UNDIP. Menunjuk Sdr. Aulianto Candra Wicaksono, S.Si sebagai Ketua Umum IKALISTA UNDIP untuk jangka waktu yang belum ditentukan sampai terbentuknya AD-ART Organisasi. Menyerahkan sepenuhnya kepada Ketua Umum IKALISTA UNDIP untuk: Membentuk kepengurusan dan kelengkapan organisasi IKALISTA UNDIP; Membuat konsep AD-ART yang kemudian dapat disahkan oleh Musyawarah Alumni yang melibatkan wakil dari seluruh angkatan; dan Segera berkoordinasi dengan Jurusan Statistika dan Himpunan Mahasiswa Statistika Universitas Diponegoro; Seluruh Alumni Statistika Universitas Diponegoro berkewajiban untuk secara aktif ikut serta dalam mensukseskan terbentuknya organisasi IKALISTA UNDIP;

SEJARAH II. Pada 2 November 2014, dilaksanakan Musyawarah Nasional (Munas) I yang dihadiri oleh perwakilan alumni dari masing - masing angkatan (2003 s/d 2010) diselenggarakan di Depok, disepakati beberapa hal sebagai berikut : Menetapkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART). Terpilihnya Sdr. Arsyil Hendra Saputra, S.Si sebagai ketua umum IKALISTA UNDIP untuk periode 2015-2018. Menyerahkan sepenuhnya kepada Ketua Umum IKALISTA UNDIP untuk: Membentuk kepengurusan dan kelengkapan organisasi IKALISTA UNDIP; Menjalankan amanah AD/ART dan membuat program kerja selama berlangsungnya kepengurusan; dan Berkoordinasi dengan Jurusan Statistika dan Himpunan Mahasiswa Statistika Universitas Diponegoro; Seluruh Alumni Statistika Universitas Diponegoro berkewajiban untuk secara aktif ikut serta dalam mensukseskan program kerja dari organisasi IKALISTA UNDIP;

Selengkapnya...

Reaksi: 

Skripsiku dan Contoh Perhitungan Sederhana ANFIS

18 November 2015 23.45 By Arsyil Statistikawan 0 Komentar

Karena banyak yang minta, maka aku share aja skripsi waktu aku S1 mengenai ANFIS (Adaptive Neuro Fuzzy Inference System) dan contoh perhitungan sederhanya. Semoga bermanfaat.

Link Skripsiku : https://www.scribd.com/doc/253139425/Skripsi-Arsyil-Analisis-Runtun-Waktu-Dengan-Metode-ANFIS
Link Perhitungan Sederhana ANFIS : https://www.scribd.com/doc/290186602/Perhitungan-Sederhana-ANFIS-Oleh-Arsyil

Baca penjelasan dari aku mengenai skripsi ini KLIK DISINI.

Selengkapnya...

Reaksi: 

Film Real Steel Mengingatku Akan …

07 November 2015 14.41 By Arsyil Statistikawan 0 Komentar



Ternyata film real steel sudah lama tayangnya, yaitu di tahun 2011. Walau film lama, tak apa, yang penting ada “meaning” dari suatu film yang kudapat saat aku menonton suatu film. Kali ini film real steel cukup memberikan itu. Lama sudah aku tak pernah posting mengenai review sebuah film. Lebih karena film real steel ini ada hubungannya dengan kehidupanku makanya akutulis di blog.

Beberapa sceen dari film real steel sempat membuatku terharu. Kisah seorang anak dan ayahnya di film ini mengesankanku. Film mengenai pertarungan robot ini dibumbui kisah antara anak dan ayah. Ayah yang menjual hak asuh anaknya tak menyangka bahwa anaknya bernama max bakal memberikan arti di hidupnya. Sceen yang paling berkesan adalah saat max melihat ayahnya dengan tatapan bangga seolah ia berkata “He is my Dad”, dia adalah ayahku.

Seketika itu aku jadi teringat kisah nyata kehidupanku. Jujur, aku tak pernah dan tak bisa berkata “dia adalah ayahku”. Karena aku telah berpisah dengan ayah kandungku sejak aku masih kecil. Dengan kata lain, aku tumbuh tanpa kasih sayang dari seorang ayah kandung.

Hidupku bermula saat itu. Saat perpisahan ibu dan ayah kandungku saat berumur 4 tahun. Tapi hikmah itu semua, bahwa bisa jadi aku tak ada di Jakarta saat ini kalau cerita itu tak ada. Perpisahan itu membuat ibuku menetap di kalimantan dan menikah lagi dengan bapak aku sekarang. Sepanjang aku kecil hingga dewasa aku bersama dengan bapak bukan kandungku.
Selengkapnya...

Reaksi: 

Kumpulan Buku Kuliah Ilmu Manajemen Keuangan Semester 1 PPIM FEB UI

23 Oktober 2015 16.58 By Arsyil Statistikawan 1 Komentar



Mata kuliah semester 1 Ilmu Manajemen Keuangan malam sebanyak 4 mata kuliah, berikut ini beserta buku-buku (e-book) yang digunakan, semoga bermanfaat:
1 Keuangan Perusahaan (Coorporate Finance)
Textbook:
- [Textbook 1] Financial Theory and Coorporate Policy (4th Edition) - Copeland, Weston, & Shastri.
- [Textbook 2] Corporate Finance (9th Edition) - Ross, Westerfield, & Jaffe.
- [Textbook 3] Financial Management Principles and Applications (Tenth Edition) - Keown, et. al.
- [Textbook 4] An Overview Of Financial Management And The Financial Environment
- [Textbook 5] Handbook of The Economic of Finance (Volume 1A) - Contantinides

2. Investment (Investasi)
- [Textbook 1] Investments (Tenth Edition) - Bodie, Kane, & Marcus.
- [Textbook 2] Fundamentals of Futures and Options Markets (Fourth Edition) - Hull

3. Metode Kuantitatif Keuangan (Quantitative Method in Finance)
- [Textbook 1] The Mathematics of Financial Modeling and Investment Management - Fabozzi & Focardi.
- [Textbook 2] Introductory Mathematical Analysis for Business, Economics, and The Life and Social Sciences (13th Edition) - Ernest Haeussler, Paul, & Wood.
- [Textbook 3] Mathematics for Finance: An Introduction to Financial Engineering - Capinski & Zastawniak

4. Metodologi Riset (Research Methodology)
- [Textbook 1] Business Research Methods (12th Edition) - Cooper Schindler.
- [Textbook 2] Research Methods - Ryan - Chapter 1.
- [Textbook 2] Research Methods - Ryan - Chapter 4.
- [Textbook 2] Research Methods - Ryan - Chapter 6-9.
- [Textbook 2] Research Methods - Ryan - Chapter 10-12.

Selain buku teks, dalam perkuliahan juga menggunakan modul-modul dan jurnal yang akan saya posting di lain waktu, selain itu saya juga punya materi-materi presentasi dan tugas-tugas kuliah yang akan saya share juga.

Terima kasih.
Arsyil Hendra Saputra
Mahasiswa S2 Program Pascasarjana Ilmu Manajemen (PPIM) FEB Universitas Indonesia.
Selengkapnya...

Reaksi: 

Contoh Perhitungan IRR Dengan Metode Interpolasi

07.37 By Arsyil Statistikawan 0 Komentar

Kasus: Sebuah perusahaan dengan rate of return yang dikehendaki sebesar 10%, mempertimbangkan 3 proposal investasi. Manajemen merancang perhitungan internal rate of return (IRR) untuk tiap projek kemudian menentukan projek mana yang dapat diterima. Diberikan informasi sebagaimana pada tabel di bawah ini:



Perhitungan IRR Untuk Projek A
Karena projek A adalah suatu anuitas, kita dapat dengan mudah menghitung IRR-nya dengan menemukan nilai dari PVIFAi,4 tahun yang diperlukan untuk menyamakan nilai sekarang (present value/PV) dari arus kas bebas masa depan (future cash flow) terhadap pengeluaran awal (initial outlay). Perhitungannya dilakukan sebagai berikut:



Kita mencari PVIFA(i,4) tahun untuk nilai 2.974, pada baris tahun ke-4 pada tabel PVIFA (lampiran I), sehingga ditemukan pada kolom dengan nilai i = 13%. Artinya, nilai 13% merupakan nilai IRR untuk projek A. Karena 13% lebih besar dari rate of return yang dikehendaki oleh perusahaan yaitu 10%, maka projek A dapat diterima.

Perhitungan IRR Untuk Projek B
Projek B terdiri atas sebuah future free cash flow yaitu $13,605, karena initial outlay sebesar $10,000, artinya nilai IRR dapat dihitung langsung dari tabel present value, sbb:



Selanjutnya kita melihar PVIF(i,4) tahun untuk nilai .735, pada baris tahun ke-4 pada tabel PVIF (lampiran II), sehingga ditemukan pada kolom dengan nilai i = 8%. Kemudian kita simpulkan bahwa IRR untuk projek B sebesar 8%. Karena 8% kurang dari rate of return yang dikehendaki oleh perusahaan yaitu 10%, maka projek B dapat ditolak.

Perhitungan IRR Untuk Projek C
Sifat yang tidak rata dari arus kas bebas masa depan dapat dikaitkan dengan kasus pada Projek C, yang mengharuskan penggunaan metode trial-and-error. Persamaan IRR untuk projek C sbb:



Perhitungan IRR untuk projek C sebagai berikut:







Nilai aktual dapat lebih tepat didekati melalui interpolasi sebagai berikut:



Dari perhitungan di atas diperoleh nilai IRR untuk projek C adalah 19%. Karena 19% lebih besar dari rate of return yang dikehendaki oleh perusahaan yaitu 10%, maka projek A dapat diterima.

Lembar kerja perhitungan IRR di Ms Excel:



LAMPIRAN I



LAMPIRAN II



Lebih jelasnya, file lengkap perhitungan di atas bisa di-download di sini dan ini

Ditulis oleh ARSYIL HENDRA SAPUTRA

Referensi:
Keown, Arthur J. Et al. 2005. Financial Management : Principles and Aplications, 10th Edition. New Jersey: Pearson Prentice Hall.

Selengkapnya...

Reaksi: 

Tolong Jangan Ucapkan Kepadaku Kata KEPO

25 Agustus 2015 14.27 By Arsyil Statistikawan 5 Komentar

Pernah gak ketika berbicara dengan seseorang, dan saat menanyakan sesuatu eh si lawan bicara malah menjawab dengan kata Kepo? Yupz, kalau aku di kantor sering banget tuh..contohnya:
“Q : Kamu darimana?
A : Kepoo..”
atau
“Q : Kamu lagi mengerjakan apa?
A : Kepoo..”
Huhh.. buat aku nyebelin banget tuh orang ketika menjawab kayak gitu. Kan jadi malesin banget deh buat ngobrol kalau dia suka jawab begitu.

Aku tak tahu sejak kapan kata “Kepo” lahir. Tapi yang jelas sebelum aku di Jakarta, ketika berbicara dengan orang lain aku gak pernah dapat tanggapan berupa kata Kepo. Bisa jadi karena perbedaan budaya kali ya. Aku gak mau menyalahkan salah satu wilayah atau masyarakat. Tapi ketika dulu aku di Kalimantan, Jawa, dan Turki. Ketika aku menanyakan sesuatu pasti mendapat sebuah jawaban, bukan malah dikatain “kepo”. Okay fine, mungkin di Jawa gak segaul di Jakarta, atau di Turki gak ada kata sejenis dengan Kepo. Dan bisa jadi aku yang belum beradaptasi dengan gaulnya percakapan di Jakarta, tapi yang jelas aku sungguh tak menyukai kata Kepo.

Ketika di Turki, aku bahkan melihat fenomena sapaan yang sungguh berbeda dengan di Indonesia. DI Turki, menanyakan “Nasilsin” (Apa Kabar) atau “Ne yapiyorsun” (Kamu lagi ngapaian) menjadi lumrah dilakukan berkali-kali dalam satu hari. Kalau di Indonesia, kata Apa Kabar kan baru digunakan ketika lama tak jumpa, nah kalau di Turki bisa diucapkan pagi-siang-malam. Aku pernah menyampaikan hal ini kepada salah satu orang Turki yang kukenal waktu itu. Dia menjawab bahwa pertanyaan tersebut diucapkan berkali-kali sebagai wujud perhatian kepada orang yang kita kenal, bahkan statement dia kepadaku, “bukannya malah baik budaya seperti itu?”. Wow, aku terenyuh sekali, betapa hangatnya bentuk salam mereka yang penuh perhatian.

Perngalaman pertamaku mendengar kata Kepo adalah dulu saat menjadi Guru di sebuah sekolah modern di Tangerang Selatan, tak lama setelah kepulanganku dari Turki. Seorang muridku yang mengucapkan kata itu. Padahal pertanyaanku kepada dia merupakan bentuk perhatian seorang guru kepada murid,seputar pelajaran, eh sering dijawab dengan kata Kepo. Haduhh benar-benar apa yah, bisa kubilang sebuah penurunan rasa santun yang terjadi pada anak zaman sekarang.

Harapan aku buat teman-teman sekalian tolong deh jangan keluarkan kata “Kepo”, karena gak semua orang menerima itu termasuk aku. Apalagi jika diucapkan kepada orang terdekat, maka dapat menimbulkan salah paham dan merenggangkan hubungan yang ada.

Jika memang suatu hal tidak mau diketahui oleh lawan bicara maka jawablah dengan jawaban lain yang santun, misal “maaf aku ada urusan pribadi tadi” atau dengan cara DIAM bukan dengan kata “Kepo”. Seperti kata pepatah “Berkatalah yang baik atau diam”.

Bahkan di ajarannya orang Islam, Nabi mengajarkan melalui hadisnya:
“Dari Abu Hurairah radhiallahuanhu, sesungguhnya Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda: Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah dia berkata baik atau diam, siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah dia menghormati tetangganya dan barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaklah dia memuliakan tamunya (Riwayat Bukhori dan Muslim)”.

Jakarta, 25 Agustus 2015
Arsyil Hendra Saputra



Selengkapnya...

Reaksi: 

AKU LULUSAN STATISTIKA DAN AKU BANGGA! (Materi Pada DISKUSI PAKAR PERAN STATISTIKA TERHADAP DUNIA KERJA DALAM BIDANG ENERGI DAN PASAR BEBAS)

29 Mei 2015 15.32 By Arsyil Statistikawan 1 Komentar



Pada hari Minggu, Tanggal 24 Mei 2015, aku diundang menjadipembicara pada DISKUSI PAKAR dengan tema PERAN STATISTIKA TERHADAP DUNIA KERJA DALAM BIDANG ENERGI DAN PASAR BEBAS.

Berikut materi yang aku sampaikan pada acara tersebut semoga bermanfaat:

AKU LULUSAN STATISTIKA DAN AKU BANGGA!

Selengkapnya...

Reaksi: 

Pangkalan Bun Mendadak Terkenal Gegara Kejadian Jatuhnya Pesawat AirAsia QZ8501

20 Januari 2015 10.24 By Arsyil Statistikawan 3 Komentar


Dengan kejadian AirAsia QZ8510 ini, kota Pangkalan Bun disorot terus se-antero Indonesia, jadi sekarang dah pada tahu kan pangkalan bun dmn? ha ha.
Joke-nya begini.......
--- Kalau dulu:
X: Syil, rumah kamu dimana?
Me: Di pangkalan bun
X: apa? dimana tuh?
Me: pangkalan bun itu di Kalimantan Tengah.. bla bla bla... (panjang deh jelasinnya karena dipertanyakan keberadaannya di peta)
--- Kalau sekarang:
X: Syil, rumah kamu dimana?
Me: Di pangkalan bun
X: Oh pangkalan bun yang tempat jatuh airasia itu ya..
Me: iya.. (# alhamdulillahtahu)

Selengkapnya...

Reaksi: