Kata Bijak Hari Ini

3 RUMUS SUKSES

Rumus 1 :
Man Jadda Wajada
(Siapa yang bersungguh-sungguh akan berhasil)
Rumus 2 :
Man Shobaro Zhafira
(Siapa yang bersabar akan beruntung)
Rumus 3 :
Man Saro 'Aladdarbi Washola
(Siapa yang berjalan di jalur-Nya akan sampai)


Situasi di Pangkalan Bun Saat Kerusuhan Etnis Dayak-Madura 2001 silam

27 Maret 2009 14.02 By Tembalang Online 9 Komentar

Wah wah wah, aku nemuin artikel dari kompas mengenai berita saat kerusuhan dulu. Bagi kamu yang penasaran atau mungkin dah agak lupa malah nih aku muat baca ajah.

KORAN » Kompas
Kamis, 5 April 2001

Pangkalan Bun Lumpuh Total
Palangkaraya, Kompas

Situasi keamanan di Pangkalan Bun, ibu kota Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, makin memburuk. Aksi penyerangan terhadap etnis Madura disertai perusakan dan pembakaran rumah terus berlangsung. Insiden yang terjadi Selasa (3/4) malam menyebabkan 17 orang tewas dan tujuh rumah hangus dibakar. Aktivitas warga masyarakat lumpuh total.

Bupati Kotawaringin Barat Abdul Razak, Rabu kemarin di Pangkalan Bun mengatakan, kondisi itu membuat pihaknya harus bekerja keras melakukan evakuasi terhadap warga Madura yang kini masih bertahan di permukiman mereka. Artinya, besar atau kecil korban jiwa tergantung kecepatan dalam penanganan evakuasi. Hanya saja, pemerintah setempat masih kesulitan pendanaan.

Menurut Bupati, semua warga yang dievakuasi secepatnya dikirim ke Surabaya melalui Pelabuhan Laut Kumai, 15 km timur laut Pangkalan Bun. Warga Madura yang dievakuasi sekarang ini masih diamankan di transito di Pangkalan Bun. Mereka umumnya menunggu kapal penumpang jalur Kumai-Surabaya.

"Kami berharap kerusuhan ini cepat berakhir, untuk itu semua pihak harus mendukung upaya menghentikan pertikaian tersebut," ujarnya.

Menjawab Kompas tentang ancaman yang dikeluarkan Ketua Presidium Lembaga Musyawarah Masyarakat Dayak dan Daerah Kalteng (LMMDD-KT) Prof KMA Usop MA bahwa etnis Madura harus seluruhnya keluar dari Pangkalan Bun dan sekitarnya paling lambat 10
April mendatang, Bupati menegaskan, "Ini menyangkut manusia. Artinya, kami bertindak harus memperhatikan sisi kemanusiaan. Untuk evakuasi itu saja membutuhkan dan biaya besar. Saya sendiri sudah membicarakan kepada Pak Usop, dan akhirnya dapat mengerti kondisi yang dihadapi Pemda Kotawaringin Barat."

Tak ada korban

Sementara itu, Kepala Polres Kotawaringin Barat Ajun Komisaris Besar Jusman Aer membantah ada korban jiwa dalam bentrok yang terjadi pada Selasa (3/4) malam pukul 22.00 antar-etnis Madura-Dayak di Pangkalan Lima, 12 kilometer timur Pangkalan Bun.

"Tidak ada korban jiwa, hanya satu rumah dibakar. Silakan cek ke rumah sakit, dan saya tidak ada kepentingan untuk menutup-nutupi jumlah mayat. Masalahnya, semua mayat harus divisum di rumah sakit. Hati-hati lho, sekarang ini banyak provokator," ujarnya.

Disisi lain, Kepala Polres menjelaskan, dari 83 warga yang ditahan di Pangkalan Bun, kemarin siang sudah dibebaskan sebanyak 72 orang. Sedangkan yang sisanya masih ditahan dan tetap berstatus tersangka, karena mereka terbukti melakukan tindak pidana pembunuhan dan membakar kendaraan bermotor.

"Sebanyak 72 orang kita lepas dan dikembalikan ke daerah asalnya di Palangkaraya dan Sampit," ungkapnya.

Lumpuh total

Kompas yang memantau di Pangkalan Bun kemarin, menyaksikan pasar, pertokoan, perkantoran, sekolah, dan tempat umum yang biasanya dipadati warga, tampak lengang. Kegiatan masyarakat Pangkalan Bun lumpuh total. Beberapa stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) mengalami kekosongan stok bahan bakar bensin, otomatis membuat warga makin panik.

"Kelangkaan bensin akan segera kami atasi. Jika perlu setiap sopir yang mengangkut bahan bakar itu dikawal aparat keamanan. Saya akan mendesak Pertamina untuk segera mengendalikan distribusi bahan bakar di Pangkalan Bun," kata Bupati.

Akibat makin memanasnya situasi keamanan di kota yang berpenduduk 192.000 jiwa tersebut, arus penerbangan di Bandar Udara Iskandar mulai terganggu. Sebelum pesawat terbang ke Pangkalan Bun, umumnya operator pesawat mengkonfirmasikan keamanan di sana.

"Jadwal penerbangan pesawat hari ini rusak akibat kondisi tidak menguntungkan. Banyak penerbangan yang terpaksa mengalihkan penerbangan dari Pangkalan Bun," ujar salah satu petugas di Bandara Iskandar.

Sementara itu, tokoh Dayak Sabran Achmad (64) menyatakan, sekarang pemerintah, tokoh masyarakat, dan masyarakat Kalteng siap menggelar kongres rakyat untuk menyelesaikan konflik antar-etnis di Kalteng tersebut. Disepakati, kongres dilakukan bertahap mulai tingkat kabupaten/kota. Setelah ke enam daerah sudah menyelenggarakan, baru diadakan kongres rakyat di tingkat provinsi yang diselenggarakan di Palangkaraya.

Sementara itu, anggota Komisi II DPR A Teras Narang menyarankan agar pelaksanaan kongres tidak hanya melibatkan satu kelompok atau golongan, melainkan melibatkan semua komponen masyarakat Kalteng. (aji)

sumber : http://www.pu.go.id/humas/media%20massa/april/kp0504012.htm

Selengkapnya...

Reaksi: 

Ke Jogja

09.43 By Tembalang Online 0 Komentar

Emang sudah rencanaku dah lama buat ke jogja. Cuma ga ada waktu. Trus ga ada temen. Nah tanggal 21 kemaren tuh aku akhirnya ke jogja. Naik motor. Bareng sama seorang temen SMA yaitu Iwan dan Diar, temen di Statistika. Beberapa hari sebelumnya sih aku dah ngomong ke Diar mengenai rencana pergi ke jogja, tapi hampir ga jadi karena banyak agenda minggu ini. Eh sabtu pagi itu ada sms dari Iwan ngajak ke Jogja.

Kami berangkat dari Semarang jam 9 pagi. Tiba di jogja jam setengah 12 lewat. Sampai di jogja kami berhenti di UII(Universitas Islam Indonesia) Jogjakarta, yaitu di jalan Kaliurang Km 14. Menunggu sebentar lalu kami dijemput Safri, trus ketemu Prana. Kedua orang itu adalah temen satu kelas SMA. Wah reuni nih jadinya. Emang itu rencananya yakni kami nginep di kos mereka. Pertama kami mampir di kos Safri trus abis dzuhur ke kosnya Prana.


Malamnya kami berlima menyusuri jalan perkotaan. Dan singgah di Malioboro, mampir bentar ke McDonald dan ke Tugu. Menuju ke Malioboro aku dan Diar hampir kesasar hingga akhirnya ketemu mereka lagi pas di Malioboro. Di Malioboro gak lama soalnya sekarang dah jam 9 malam, dah pada beres-beres pertokoannya. Kalau Diar beli oleh-oleh kaos, kalu aku sempat beli dua buah gantungan kunci mirip buaya gitu.
Keluar Malioboro si Iwan katanya kebelet pipis, jadi kami ke McDonald. Eiitss, sory ya kalau kami ke McD Cuma mau numpang pipis, beli minuman juga donk. Sekalian nongkrong buat ngobrol-ngobrol sih. Aku kepengen sandae cokelat tapi lagi baru mau diisi eskrimnya. Kami pada pesan kopi, kecuali Safri, dia pesannya minuman jeruk. Dan dia sempat kesel soalnya tuh minuman harganya 13ribu, hehe emang sih kalau buat makan bisa 2-3 kali. Kalau kopinya, panas banget. Sekitar jam setengah 12 kami sudahi nongkrong di McD. Karena eskrimnya sudah bias dipesan, waktu mau keluar aku sempatin beli eskrim, kan emang aku lagi kepengen banget.
Motor kami tetap diparkirin di area McD, dan berjalan ke arah menuju Tugu. Ga terlalu jauh letaknya. Tugunya tuh berada di tengah simpang empat jalan. Rupanya masih banyak orang disini yah lagi ngelakuin yang kami mau lakuin, yaitu duduk-duduk disitu dan foto-foto. Sebelum hingga akhirnya kami di tengah, kami sempatin foto-foto. Yah disini mah foto-foto aja kerjaanya. Pakai kamera punya Prana. Setelah dah capek foto-foto kami lalu balik pulang. Eh di jalan menuju McD tadi masih foto-foto. Tapi foto-foto ga jelas gitu deh. Hehe. Tapi dibalik foto-foto tersebut keceriaan kami tetap nomor satu. Sip!

Ngantuk banget aku, dah jam setengah 1 malam! Sampai di kos Prana kami pada tidur pulas. Kalau si Safri mah dia malah main game di game center. Karena di kos Prana ga cukup berempat, Prana tidur di kos temannya di sebelah ujung deretan kosnya. Yang di kosnya aku, Iwan, dan Diar.

Setelah sholat subuh aku dan diar melanjutkan tidur lagi hingga jam 9 kami bertiga bangun. Selama di kos Prana sih yang kami kerjakan main laptop, nonton tv, dan dengerin musik.

Jam setengah 1 kami pergi lagi ke tengah kota. Yaitu ke Taman Pintar. Tapi kami gak sampai masuk, cuma lihat-lihat buku di toko-toko buku sekitar situ. Sudah rencana kami akan balik ke Semarang jam 2 siang, kecuali Iwan, dia nanti sore. Tapi bukan sepertinya lagi, emang cuaca tidak mendukung. Hujan lebat banget turun. Tapi aku gak ragu-ragu buat tetep balik ke Semarang.
Jadi yang balik ke Semarang sekarang adalah cuma aku dan diar. Meski hujan lebat kami tetaptancap gas. Dengan harapan cuaca segera cerah, tai sepertinya harapan itu baru terkabul saat dah di Magelang. Namun kembali tidak bersahabat saat lewat Ambarawa hingga Semarang. Sempat berhenti di Magelang saat cuaca cerah untuk sholat Ashar. Dan berhenti lagi saat akan di Ambarawa untuk makan dan beli jajanan pinggir jalan, apam. Sekitar jam 6 lewat kami tiba di Semarang.

Ohya, ni foto2 ga jelasnya:











=aRSYIL=
Selengkapnya...

Reaksi: 

Kos ke kampus MIPA UNDIP 18 menit

17 Maret 2009 16.54 By Tembalang Online 0 Komentar

Weks lumayan nih jalan dari kampus ke kosan. Lumayan jauh maksudnya. Tapi ga terlalu capek sih. Yah mungkin karena aku jalan sambil baca buku. Jadi ga terasa gitu.

Hari ini aku ke kampus ga naik motor seperti biasanya alias jalan. Pertama kali sejak aku bawa motor dari pangkalan bun. Kalau ga salah terakhir kali aku jalan waktu awal-awal masuk waktu masih calon mahasiswa alias lagi ngurus administrasi.

Nih aku baru pulang dari kampus. Tapi dengan tadi jalan badanku ko jadi segar yah. Sempat terpikir sih pengen jalan aja lagi kapan-kapan. Merasa enak sih tadi jalan sambil baca komik. Meskipun masih agak panas padahal dah jam 4 sore.


Ceritanya tuh gara-gara kunci motorku hilang, eh salah ga ada, yang tepatnya mungkin lupa taruh kali ya. Sejak tadi malam trus tadi pagi kucari lagi tetap belum ketemu. Yah terpaksa jalan deh ke kampus. Tadi pagi aku jalan bareng akh khamdan. Dia sudah biasa jalan. Trus sempat kuhitung waktu jalan dari kos ke kampus pakai stopwatch di hape. Kira-kira rupanya waktunya adalah ternyata sekitar 18 menit.


=Arsyil=
Selengkapnya...

Reaksi: 

Adikku Imut Loh

13 Maret 2009 20.52 By Tembalang Online 1 Komentar

Sekarang aku cerita tentang ade-adeku ah. Soalnya barusan aku buka-buka gitu foto mereka yang di laptopku. Waktu k\bulan kemarin pulang ke Pangkalan Bun aku sempat foto dengan mereka. Nih kupasang juga foto mereka.






Wah wah wah, bikin nih posting aku malah jadi tambah kangen sama mereka.
Adikku ada empat orang. Aku adalah anak pertama kebetulan cowok sendiri alias semua adikku adalah cewek! Hehe.

Di gambar di atas terlihat ada tiga saja. Sedang yang satunya yang paling besar ada di jawa. Ketiga adikku yang ada di foto di atas dari yang tertua adalah kelas 5 SD, trus selanjutnya kedua yang imut itu masih kecil.

Dari ke empat adikku yang paling kusuka adalah yang terakhir. Gemesin banget n cantiq, trus ko kulitnya putih banget sih. Ukh! kakaknya ga boleh kalah nih! ^_^ Dia masih uang air besar di celana ga yah!? Hehe.

Kata orang biasanya kalau kakaknya ganteng adik-adiknya kemungkinan besar juga cantik-cantik. Nah lo, adikku kan cantik-cantik, berarti kesimpulannya adalah....?? Hohoho... (ARSYIL...UDAH DEH NARZIZNYA...!!!) *plak* (duHHH..! Saket NehHHH!!)


Hiks2.
=Arsyil=





Selengkapnya...

Reaksi: 

SMA NEGERI 1 PANGKALAN BUN

07 Maret 2009 15.15 By Tembalang Online 2 Komentar

Gimana yah kabarnya si dia..? (Ceile...) Dah lama nih meninggalkannya..(ehem-ehem..) Emang sih sebulan yang lalu ketemu bentar ama dia. Yah agak puas sih, tapi masih berharap suatu saat bisa ketemu dia lagi gitu... Abisnya hatiku dah menyatu ama dia ...
SMAN 1 Pangkalan Bun
Nah lo, maksudku sekolahku loh.... Dah setengah tahun aku pergi dari sono buat kuliah di Semarang. Kangen banget aku ma sekolahku! Tapi alhamdulillah liburan semester bulan januari lalu aku pulang ke pangkalan bun dan ga lupa mampir ke sekolahku. Rasanya gimana gitu, ga terasa yah sekarang aku dah ga disitu lagi. Alhamdulillah guru-guru masih baik-baik. Hehe. Maksudku kaya masih sekolah aja. Mereka masih dekat seperti dulu. Jadi ingat masa SMA dulu... T_T


Harapanku sih setelah aku lulus dari sono dan semakin bertambah waktu lagi tuh sekolah jadi semakin lebih baik lagi! Harus! Ayo SMAku! SMA N 1 Pangkalan Bun is the best! Semangat! Dan suatu saat jangan sampai ngelupain alumninya ya. Eh salah, yang bener kan alumni jangan ngelupain sekolahnya dulu. yah dua-duanya lah.

Ohya temen-temen alumni sekedar informasi kunjungi ya blognya... klik di sini


=Arsyil=
Selengkapnya...

Reaksi: 

DRUM BAND GEMPITA SMANSA

06 Maret 2009 15.04 By Tembalang Online 7 Komentar


Temen-temen drum band lainnya masih inget ga yah sama ekskul itu. Biar kita nostalgia gitu, nih aku punya fotonya....
Nih foto aku dapet di blog SMANSA ( sma1pbun.wordpress.com ) yaitu foto waktu mereka drum band tampil waktu ada study banding dari SMAN 1 SUKAMARA, januari lalu.



=Arsyil=

Selengkapnya...

Reaksi: 

RAVE

05 Maret 2009 12.48 By Tembalang Online 1 Komentar

Adalah RAVE komik yang membuatku terkesan waktu SMP. Kalau enggak salah kelas 2 SMP aku membacanya meminjam ke temanku. Kayanya komik itu merupakan satu dari komik yang pertama kubaca. Waktu ini aku belum sampai tamat. Temanku meminjamkannya kalau enggak salah Cuma sampai jilid 12. Biarpun begitu ternyata komik itu benar-benar membuatku terkesan! (Kayanya dah kukatakan deh`.Hehe). Buktinya tuh aku sampai-sampai bikin buku tulis khusus yang isinya kutulis profil tokoh-tokohnya. Gila yah.. Tapi emang aku waktu itu benar-benar terobsesi. Namanya juga masih smp. Bahkan waktu filmnya ditayangkan di tv (aku masih inget di TV7!). Aku gak bisa diganggu waktu lagi menontonnya. Hihi.


Eh sekarang barusan nih aku selesai membacanya, sampai jilid 35. Yup, dah seminggu lebih ini aku pinjam komik RAVE di penyewaan komik. Lumayan mrah rupanya, yaitu Rp300/komik. Emang sih ada jilid yang ga ada, yaitu jilid 6,7,14,33,34. Ceritanya emang bener-bener seru! Biarpun komik jadul dah bertahun-tahun lalu tapi bayangan ketika aku suka membacanya masih ada. Nih kuceritain dulu waktu SMP tuh aku kan dimarahin sama ibuku jika suka baca komik, sampai-sampai tuh aku baca komik RAVE ini di belakang rumahku. Peace mom…^_^

Cerita komik ini emang fiksi banget tapi seru sih. Yang kusuka tuh cara pengarangnya buat cerita pintar, yaitu tokoh yang satu dan yang lain berkaitan. Dan banyak hal tersembunyi yang bikin penasaran. Trus gambarnya juga bagus. Banyak hal/percakapan lucu juga. Juga tokoh karakternya yang dibuat memiliki khas masing-masing tokoh. Keren deh! Ga nyangka dulu aku pernah terobsesi dengan ni komik.

=ARSYIL=
Selengkapnya...

Reaksi: 

Lulus S1 Statistika UNDIP, kemana lagi ya?

02 Maret 2009 13.47 By Tembalang Online 2 Komentar

Ada yang punya saran sih supaya aku cari beasiswa buat ngelanjutin S2. Tapi sejak pertama kali menginjakkan kaki ke UNDIP aku berniat setelah lulus mau balik ke daerah asalku di kalimantan yaitu PAngkalan Bun. Secara, siapa lagi orang yang memajukan kota-kota di luar jawa selain orang yang kaya aku ini, yaitu belajar di Jawa lalu kemudian balik lagi.
Trus muncul pertanyaan lagi, kalo gak ngelanjutin S2 berarti kan kerja. Kerja apa ya? Saran dari orangtua sih PNS, tapi aku pengen yang gajinya gede. PNS gede gak ya? ^_^
Tapi itu hanya sebatas rencana, aku sih berserah diri kepada Allah aja. Aku yakin Allah memberikan yang paling terbaik jadi aku.

Gimana manurutmu? kasih komentarnya ya! Ditunggu nih! Selengkapnya...

Reaksi: 

Daftar Isi