Kata Bijak Hari Ini

3 RUMUS SUKSES

Rumus 1 :
Man Jadda Wajada
(Siapa yang bersungguh-sungguh akan berhasil)
Rumus 2 :
Man Shobaro Zhafira
(Siapa yang bersabar akan beruntung)
Rumus 3 :
Man Saro 'Aladdarbi Washola
(Siapa yang berjalan di jalur-Nya akan sampai)


Kata Pengantar Menteri NIC Untuk Mading BEM FMIPA UNDIP

28 Maret 2010 21.49 By Tembalang Online 4 Komentar


Daripada terlihat "gak update" blogku ini, kuisi ama salah satu tulisan yang di muat di sebuah media informasi kampusku aja ya. Ini adalah sebuah kata pengantar ketika penerbitan media Mading edisi pertama di kampus FMIPA UNDIP tahun 2010. Nama madingnya adalah "Mading Harmonis". Dibuat oleh Kementerian NIC BEM FMIPA UNDIP 2010 Keluarga Harmonis.

---
Quote”Selamat membaca, semoga betah.
Jangan lupa, tuk mampir kembali...”

Assalamualaikum wr.wb.
Bingung nih mau nulis apa. Kata bu staff NIC penanggungjawab Mading bahwa diriku disuruh buat kata pengantar untuk edisi yang pertama ini. Awalnya sih pengen bikin pantun, tapi dah setengah jam daritadi gak selesai-selesai. Dua kalimat di atas merupakan isi dari pantun yang padahal mau kubuat.

Oke langsung ke inti. Jadi betul sekali mading yang ada di depan rekan-rekan ini merupakan edisi pertama dari kepengurusan BEM FMIPA UNDP 2010 Keluarga Harmonis. Tepatnya dikelola oleh Kementerian NIC. Untuk edisi yang pertama ini sepenuhnya dirancang oleh staff NIClangsung, namun untuk edisi selanjutnya akan lebih diberikan kepada rekan-rekan dari divisi Jurnalistik.

Mading ini merupakan salah satu program kerja yang masuk dalam rapat kerja Kementerian NIC. Dengan rencana akan diganti minimal 1 kali/bulan. Doakan aja ya supaya kita bisa konsisten. Kalau bisa malah rekan-rekan dapat memberikan sumbangsihnya bagi mading ini.

Isi mading yang hendak kami capai yang pertama adalah sebagai media sosialisasi berkenaan dengan apa saja kegiatan BEM sendiri, yang kedua adalah sebagai pemberi informasi seputar kampus FMIPA tercinta kita, tak lupa selanjutnya adalah info universitas dan umum, yaitu misalnya mengenai lingkungan, teknologi, dan lain sebagainya.

Begitu saja dari saya, semoga mading ini sarana informasi yang bermanfaat bagi semua. Terucap terima kasih kepada Allah yang memberi kesempatan kepada kami yaitu NIC khususnya yang telah memberi kesempatan menjalankan amanah ini dan memberikan semangat kepada kami.

Kemudian mas Barri selaku presiden BEM atas arahan-arahannya. Juga yang pasti kepada rekan-rekan di NIC, Nindya terima kasih atas semangatnya sebagai penanggungjawab Mading ini, Icha sekretaris terbaik NIC, Ewi bendahara terbaik NIC, Mba Dwi selaku kepala divisi jurnalistik , dan Budi dan Syatori dua orang staff terbaik BEM. NIC sukses sukses sukses! Terima kasih...
Wassalam.

Salam Harmonis,

Arsyil Hendra Saputra
-Menteri NIC-
BEM FMIPA UNDIP 2010 Keluarga Harmonis
---

Selengkapnya...

Reaksi: 

Divisi Jurnalistik NIC BEM FMIPA UNDIP Goes to MANUNGGAL

17.02 By Tembalang Online 3 Komentar

Divisi Jurnalistik NIC BEM FMIPA UNDIP goes to Manunggal

The Story:..oleh Arsyil Hendra Saputra
Prediksi dari mba Dwi sih jam 1 siang kesana, tapi pun begimana kalo ada banyak kendala. Namun kali ini tumben diriku ontime –nyengiir-, sekitar jam setengah 1 diriku sudah berada di depan GSG. Cilingak celinguk kesana kemari dan emang belum ada yang datang. Sambil menunggu facebookan ah..lumayan satu update status, “Sdg mnikmati alunan hembusan angin di dpn GSG.. subhanallah sjuk bgt! Hikmahnya bahwa mungkin kita terlalu menyibukkan diri sampai lupa bahwa suatu ketika kita perlu istirahat pula sejenak..”.

Orang kedua setelah aku adalah Abdi, eh dia juga sama celingak celinguk nyari yang udah datang. Tapi aku berada di balik motor, jadi kayaknya dia kagak ngelihat. Hingga datanglah mba Dwi, nah kalau yang ini langsung ngedapet dimana diriku berada. Mereka berdua lalu mendatangi aku. Sehingga sudah ada 3 orang (dari 7). Sambil lalu tiba si Puti, dilanjuti si Ali Muchit dengan jaket chemistrynya.

Nah lo, dah jam 1, kurang 2 orang lagi=Mira dan Lasna. Kalau Mira, kita ntar nyamperin soalnya kosnya di Ngesrep. Sedangkan Lasna, mba Dwi bilang lagi les B.Inggris. Beliau lalu berinisiatif menjemput Lasna.

Wah sudah setengah 2 belum kembali juga mba Dwi –bersama Lasna-. Dan hal tak terduga dan jelas tak teringin terjadi –OMG-; HUJAN... Yahh berharap semoga ini bukan berarti perjalanan kita tak direstui (wkwkwk –mengutip kata Muchit-). Harapan itu pun ada, dengan mulai redanya hujan serta sekembalinya mba Dwi dan Lasna plus menambah pula mba Ida. Segera kita capcus,, berangkat –padahal cuaca masih tak mendukung-.

Sampai di patung kuda, Ngesrep, si Mira pun bergabung. Tapi sebelumnya ngambil helm dulu di kos dia, karena sewaktu di patung kuda dia lupa bawa.

Yup sekitar pukul 14.15 sampailah kita di PKM Joglo UNDIP Semarang bawah. Tapi baru Aku-Ali, mba Dwi-Mira. Dengan beberapa rintangan yang sepertinya dilalui di perjalanan, sisa rombongan, Abdi, Puti, Lasna, dan mba Ida akhirnya tiba.

“Wah gelap sekali”, itulah kesanku pertama melihat kantor Manunggal. Tapi rame juga, seperti terlihat mereka sedang menggarap sebuah proyek. Dengan ramah kita digiring ke sisi lain kantor itu.

Gambar Divisi Jurnalistik NIC BEM FMIPA UNDIP goes to Manunggal

Selama sekitar 2 jam (sampai jam 16), beberapa hal kita samapaikan ke mereka. Jelas yang pertama tujuan kita kesana adalah untuk silaturahmi sebab di kemudian semoga jurnalistik kita bisa sealur dengan LPM Manunggal, serta sebagai bentuk memperkenalkan keberaan kami. Yang kedua, adalah mencari ilmu. Insyaallah bulan esok –April-, Divisi Jurnalistik NIC BEM FMIPA UNDIP mau menerbitkan buletin. Tentu kita mau minta sharing soal pembuatan, sponsorship, peliputan, dan rekomendasi tempat percetakan.

Divisi Jurnalistik dibentuk untuk menggagas jurnalisme kampus FMIPA UNDIP, digandeng tangan oleh Kementerian NIC BEM FMIPA UNDIP. Diharapkan menjadi otak pelaku hidupnya jurnalistik kampus FMIPA. Yang selanjutnya bisa tercapai BSO Jurnalistik lalu UPK/LPM Jurnalistik FMIPA UNDIP. Amin.

Terima kasih kepada Manunggal yang telah open kepada kami.
Jurnalistik NIC Sukses Sukses Sukses!

Gambar Narsis Divisi Jurnalistik NIC BEM FMIPA UNDIP goes to Manunggal

the narcissistic journalists

Selengkapnya...

Reaksi: 

Puisi Cinta Paling Indah Islami

26 Maret 2010 21.57 By Tembalang Online 3 Komentar

Jika Aku Jatuh Hati..

Ya Allah, Jika aku Jatuh Cinta....
Cintakanlah aku Pada Seseorang Wanita..
Yang Melabuhkan Cintanya Hanya Pada-Mu...
Agar bertambah Kekuatan Untuk Mencintai-Mu....

Ya Muhaiminin, Jika aku Jatuh Hati...
Izinkan aku Menyentuh Hati Seseorang Wanita...
Yang Hatinya Terpaut Pada-Mu..
Agar Tidak Terjatuh aku pada Jurang Cinta Nafsu...

Ya Robbana, Jika Aku Jatuh Hati....
Jagalah Hatiku Padanya....
agar Tidak Berpaling Daripada Hati-Mu..

Ya Robbul Izzati, Jika Aku Rindu....
Rindukanlah Aku Pada Seseorang Wanita...
Yang Merindui Syahid DI jalan-Mu...

Ya Alloh, jika aku Menikmati Cinta Kasih-Mu..
Janganlah Kenikmatan itu Melebihi...
Kenikmatan Indahnya Bermunajat..
Di Sepertiga Malam Terakhir-Mu...



Ya Alloh, Jika Kau Halalkan Merindui KekasihMu..
Jangan Biarkan aku Melampui Batas..
Sehingga Melupakan aku pada Cinta Hakiki..
Dan Rindu Abadi Hanya Kepada-Mu...

Ya Alloh, Hamba memohon cinta-Mu…
Cinta orang-orang yang mencintai-Mu…
Dan cinta kepada segala apapun,
Yang akan mendekatkan Hamba kepada cinta-Mu...
Amin...


Selengkapnya...

Reaksi: 

Pengalaman Pertama Jadi Tentor Alias Guru Les Private

12 Maret 2010 22.05 By Tembalang Online 18 Komentar

Sudah sekitar dua minggu ini diriku ngelesin seorang siswa SMP kelas 9. Tepatnya sejak 21 Februari 2010 lalu. Alhamdulillah sekarang dah mulai terbiasa. Yang awalnya dulu deg-degan ketika baru nyampe depan gang rumah si siswa, sekarang sudah enggak lagi. Yang dulunya telat datang dan mengajarnya lebih dari 1,5 jam sekarang mungkin dah mulai belajar mengatur waktu. Yang dulu masih belum hapal jalan ke rumahnya sekarang sudah enggak lagi dan mulai terbiasa melakukan perjalanan malam hari ke sana.

Namanya adalah Tiara, lengkapnya Tiara Agustina. Kelas 9 salah satu SMP di Semarang namanya SMP Institut Indonesia. Alamat rumahnya di Tlogosari Wetan Gg Gasem Indah, jauh banget deh dari kosku. Sekitar setengah jam naik motor. Bayangin aja bolak balik dah habis bensin seliter tuh, sebanding gak tuh dengan honorku jadi tentor 19ribu. Denger-denger temanku ada yg jadi tentor di tempat lain, gajinya malah 20ribu padahal letak muridnya tidak jauh yaitu di Banyumanik.

Sebenarnya dari info yang kudapat dari mas Gugun sebagai pemilik bimbingan belajar tempatku bernaung yakni Bimbingan Belajar PERSPEKTIF, bahwa uang yang di tarik dari sisswa adalah 26000. Berarti ada 7000 yang masuk ke kas Bimbel. Sebenarnya malah honor tentor adalah 16000 tetapi karena letak rumah anak didikku jauh jadinya dikasih honor 19000.

Aku sih saat ini gak memusingkan honornya berapa, yang penting adalah pengalaman yang kudapat. Tetapi terkadang aku juga berpikir harusnya honor sebandinglah. Soalnya dua hal yang kupertimbangkan yaitu biaya bensin yang kukeluarkan 1liter=4500, sedangkan penambahan honorku hanya 3000, lalu yang kedua adalah mengenai waktu. Setengah jam diperjalanan dikali 2 (berangkat+pulang) ditambah waktu belajarnya (1,5 jam) adalah 2,5 jam. Singkat cerita kalau pulang dari ngelesin adalah setengah 10an (malam). Nahlo, aku takutnya kalau lagi banyak tugas kuliah, waktu belajarkupun berkurang. Coba seandainya rumahnya dekat alias pemakaian waktu perjalanan singkat kan lain ceritanya.

Tetapi terkadang pemikiran yang dalam tanda kutip “mengeluh” itu sirna begitu saja, disaat teringat sikap kekeluargaan dari bapak/ibu Tiara (aka siswa), mereka baik, bahkan setiap jam private aku disuguhi minuman terus. Serta diri Tiara yang aku suka, orangnya cantik, manis, baik, pendiam, dan pemalu. Mungkin saja jika aku mengajar di tempat lain, muridku gak seperti dia.

Setiap Rabu dan Minggu adalah jadwalku negelesin Tiara. Mulai dari jam 19.00 sampai 20.30. Tetapi terus terang selama ini aku agak telat, bahkan pernah sekali datang telat sengah jam lebih. Trus kalau waktu selesai, juga diriku kadang gak ingat waktu. Yah bisa sampai jam 9 bahkan stengah 10.

Selengkapnya...

Reaksi: 

Daftar Isi