Kisah Pertama dengan Kamu di Podjok Halal

10 Mei 2018 12.18 By Arsyil Statistikawan 0 Komentar


Kali ini postingku lebih ke dear diary nih. Agak gak penting, saran gak usah dilanjutkan. Hehe. Jadi kepengen bikin tulisan pengalaman ini. Karena cerita ini salah satu hal yang kocak di antara beberapa cerita saat awal-awal kumengenal Selly. Mungkin kisah lain seperti buat kopi di kantor lewat depan mejanya atau pas solat berjamaah ketemu dia di mushola, atau saat dia suka datang ke mejaku ngerusuhin aku saat aku lagi kerja, dan lain-lain. Tapi yang cukup di ingat dari berbagai hal pas masa pendekatan kami adalah saat dia kuajak ke pojok halal.

Pojok halal adalah nama sebuah minimarket mirip seven eleven, yang menjual minuman siap saji. Karena memang lokasi pojok halal ini adalah persis di mantan lokasi seven eleven di gedung BEI tower 1. Kebetulan di pojok halal lagi ada promo beli minuman 10ribu gratis roti. Mungkin dalam rangka baru dibukanya pojok halal disini. Karena cukup murah maka sering sekali kalau pagi aku menyempatkan diri ke pojok halal untuk beli satu cup minuman panas (bisa green tea latte, teh tarik, atau rasa lain).

Pada suatu pagi aku ajak Selly ke pojok halal buat beli minuman seperti biasa. Rasanya ini pertama kami berjalan berdua ke pojok halal. Ya pastinya aku yang akan teraktir dia beli minuman. Sebenarnya minumannya siap saji tinggal tekan tombol dan mesin akan otomatis mengisi cup nya. Entah kenapa dia dari sisiku terlihat agak grogi. Hehe. Lalu dia pencet deh itu tombol 2 kali. Alhasil porsi minuman yang keluar adalah buat 2 cup. Tumpah deh itu cup. Dia agak kebingunan dan padahal mau kubantu bawain. Tapi dia dengan sok kuat mau bawa sendiri cup itu. Padahal minumannya kan panas. Meskipun kulihat dia gugup banget.

Mungkin kalau cowok lain yang jalan bareng dia pas kayak gitu udah ilfil deh. Untungnya aku engga, dan akhirnya kami jadian di kisah yang lain. Kalau kisah pertama aku dan kamu di pojok halal, moga selanjutnya bisa sampai ke rumah tangga halal.  aamiin...



Selengkapnya...

Reaksi: 

Selianti Permatasari Binti Wahyu, Akhirnya Kumenemukanmu...

11.43 By Arsyil Statistikawan 1 Komentar


Aku merupakan salah seorang yang cukup susah untuk menyatakan “ya” dalam menjalin hubungan. Kalau dulu masih studi karena kesibukan dunia perkuliahan. Di sisi lain pertimbangan-pertimbangan untuk di masa depan yang menghantui pikiranku saat berusaha mencari jodohku. Masih teringat beberapa waktu silam beberapa perempuan mendekati aku namun aku bergeming, aku belum bisa melanjutkan ke suatu ikatan, dan aku lebih memilih dalam status “sendiri” . Tak bisa dipungkiri aku juga tak ayal pernah berusaha mencari jodoh tapi unfortunately ada suatu hal sehingga masih tak berjodoh. Ada yang memang tak cocok denganku, atau justru ia lebih memilih yang lain atau alasan tak direstui ibuku.

Di satu titik adalah suatu hal yang utama buatku dalam mencari jodoh: restu ibuku. Sebagai anak laki-laki satu-satunya menjadi kecintaan penuh ibuku terhadap masa depanku. Hanya syarat mudah dari ibuku sebagai saranku dalam mencari pendamping yaitu tidak berasal dari jauh. Tapi ada syarat yang aneh satu lagi yaitu sebaiknya anak terakhir. Haduuh akupun gak tau gimana nyarinya. Belum lagi akupun punya syarat pribadi agar masuk kriteriaku. Terus kan belum tentu kalaupun udah ketemu yang udah sesuai, si perempuan itu suka aku... hehe.

Hingga akhirnya hal tak terguna terjadi. Aku jadian sama anak magang di kantor. Ialah Selianti Permatasari alias Selly. Dia sih gak mau ngakuin kalau deketin aku :p, tapi cara dia pamitan kepadaku setiap kali jam pulang kantor membuatku luluh. Pas dia ulang tahun (kebetulan Januari juga), kuucapkan ultah di jam 00.00.. (lewat dikit sih :p). Lalu kukasih cokelat juga. Dan pas tanggal valentin kukasih cokelat lagi. Padahal aku rencanakan,, tapi dengan sendirinya tanganku melakukan itu. Hehe.. mungkin inilah yang disebut jodoh. (heh?)

Dia sekitar 3 bulan magang di SDM BEI, dan duduk di meja yang sebelahan dengan Divisi RDP. Tapi aku menyatakan melanjutkan hubungan dengannya justru pas setelah ia sudah selesai magang. Aku pun tak menyangka setelah itu aku diajak ia datang ke rumahnya. Bertemu dengan mama dan papanya. Dikasih wejangan yang isinya nasehat yang cukup mengena. :D Tapi sejak hari itu akupun semakin memperkuat untuk keseriusanku bersamanya.

Sekian...

Selengkapnya...

Reaksi: 

Kata Bijak Hari Ini

3 RUMUS SUKSES

Rumus 1 :
Man Jadda Wajada
(Siapa yang bersungguh-sungguh akan berhasil)
Rumus 2 :
Man Shobaro Zhafira
(Siapa yang bersabar akan beruntung)
Rumus 3 :
Man Saro 'Aladdarbi Washola
(Siapa yang berjalan di jalur-Nya akan sampai)