Kata Bijak Hari Ini

3 RUMUS SUKSES

Rumus 1 :
Man Jadda Wajada
(Siapa yang bersungguh-sungguh akan berhasil)
Rumus 2 :
Man Shobaro Zhafira
(Siapa yang bersabar akan beruntung)
Rumus 3 :
Man Saro 'Aladdarbi Washola
(Siapa yang berjalan di jalur-Nya akan sampai)


Pacaran, Kebahagiaan Dunia Yang Hanya “Tipuan” (Bagian II: PRESTASI dan PENGABDIAN)

15 April 2011 19.40 By Arsyil Statistikawan


Baca sebelumnya: Pacaran, Kebahagiaan Dunia Yang Hanya “Tipuan” (Bagian I : Pak Satpam Itu Punya Pacar)

Memang jujur, ketika melihat di sekelilingku banyak muda-mudi berpadu kasih dalam bingkai “pacaran”. Juga banyak cewek-cewek cantik yang aduhai di setiap tempat, dan menggairahkan setiap pria yang memandang. Tapi satu hal yang jelas, aku akan mencoba memalingkan pandanganku, dan menundukkan hatiku. Bahwasannya “Syil, itu hanya kebahagiaan sesaat...”, ucapku untuk diriku sendiri.

Sesungguhnya benar sekali, bahwa pacaran hanya nikmat sebenar, memang sih nikmat terasa, bahkan ibaratnya dunia milik berdua. Tapi banyak juga sengsaranya. Sakit hati, adalah hal terbesar yang sering terjadi. Lebih dari itu, mereka yang menikmati pacaran sangat tidak sadar bahwa waktu senantiasa berjalan. Waktu terbuang untuk pacaran. Padahal masa tua menanti di depan. Bahkan siapa yang tau ajal kapan datang, ibadah adalah yang utama.

Kembali ke kisah pak satpam. Beliau bilang, “Kamu itu masih muda, nimati to.” Sayangnya itu tidak sempat kujawab. Namun dalam hati, aku sangat menyangkal pernyataan itu. Nikmat itu datangnya dari Tuhan. Hanya ia yang bisa memberi kenikmatan. Nyatanya ketika pacaran malah sering tidak nikmat. Juga masa muda itu dinikmati bukan melakukan hal-hal yang tidak berguna. PRESTASI dan PENGABDIAN adalah kunci dari keberhasilan masa muda (pak)!

Sungguh aku akan merasa sangat menyesaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaal sekali! Jika aku tak bisa mengukir prestasi, tidak mempersembahkan kepada orang-orang sekitar sebuah keberhasilan yang bisa kucapai. Dan aku juga sungguh merasa sangaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaat tidak berguna, jika aku tidak bisa mengabdi dan tidak bermanfaat bagi Agama, Negara, Keluarga, dan sekitarku.

Aku, Arsyil Hendra Saputra. Dengan ini menyatakan bahwa sejak DETIK INI dan seterusnya aku harus senantiasa berusaha mengukir PRESTASI dan senatiasa MENGABDI, MENGABDI, dan MENGABDI, bagi Agama, Negara, Keluarga, dan sekitar aku!


Tulisan Lain yang berhubungan



Share
Add my Facebook here!

Reaksi: 

1 Response to "Pacaran, Kebahagiaan Dunia Yang Hanya “Tipuan” (Bagian II: PRESTASI dan PENGABDIAN)"

  1. Guanind Says:

    wah idem pak :D
    kunjungi juga tulisan saya.
    http://senindkelabu.blogspot.com/2011/02/pacaran.html

Posting Komentar

CARA BERKOMENTAR:
Beri komentar sebagai, pilih: Nama/URL
Isi nama anda, kosongkan "URL" jika tidak punya website/blog. Kalau ngisi alamat Web jangan lupa "http://", contoh: http://arsyil.blogspot.com

Ctt: Identitas anda sangat saya perlukan. Jgn lupa nama ya!

Daftar Isi