Dear blog, apa kabar teman setia saat sepiku? Wah dah lama gak curhat.. :-) Maaf karena kesibukan dan kurang inspirasi. Oh dear blog, kamu enak bgt sih gak pernah ngerasain sedih, marah, sepi, dll.. Emang sih juga gak pernah ngerasa bahagia, riang, suka, dll.. Oh iya kamu kan bukan manusia ya? Kalau saya mah campur aduk semuanya itu, kan manusiawi ya. Terkadang bahagia eh sebentar sedih, lalu riang tapi jadi muram kemudian. Hemm dasar manusia ya.
Eiitss.. jangan salah. Emang bener sekarang hatiku lagi campur aduk. Kayak makanan donk! Yah berbagai perasaan naik turun naik turun gitu.. Tapi subhanallah! Thanks Allah. Aku hari ini merasa dekat sekali dengan-Nya, malahan terkadang rindu kepada-Nya.
Dia yang menciptakan kesedihan namun dapat pula semudah membalikkan tangan untuk menjadikannya kebahagiaan. Aku pun selalu memohon kesedihan yang kualami dengan segera menjadi kebahagiaan.
Tapi aku menyadari pula bahwa Kebahagiaan dapat berubah sekejap menjadi kesedihan atas kuasaNya. Jadi intinya aku memohon kesedihan ataupun kebahagiaan yang kualami ini sedang-sedang saja. Saat sedih yang sedang aja dan saat bahagia. Tak berlebihan.. HOHEHE
Selengkapnya...
Inilah postingan pertama yang kutulis di atas bis kota. Aku tadi dari hotel Bojong ni mau ke Tembalang. Sebab barusan ada seorang pengamen yang dengan lagunya merenyahkan hatiku. Lumayan sih suaranya. Yang biasanya aku sangat jarang ngasih duit ke pengamen, tadi langsung kusodorkan ke dia selembar uang. Sebagai rasa terimakasih gitu. Lagu yang dinyanyikan adalah lagu D'Bagindas berjudul C I N T A.
Reefnya yang ku ingat begini:
Luka, luka, luka yang kurasakan..
Bertubi, tubi, tubi engkau berikan..
Cintaku bertepuk sebelah tangan..
Tapi aku balas senyum keindahan..
Bertahan satu cinta..
Bertahan satu C I N T A ..
Bertahan satu cinta..
Bertahan satu C I N T A
Selengkapnya...
Posted in
lagu
Karena ada beberapa pertanyaan mengenai info tiket pesawat maka saya mohon izin untuk share ya..
Jujur ini hanya untuk membantu dan menyampaikan informasi kepada mahasiswa pbun yang sekiranya mau balik ke semarang, bukan semata-mata untuk kepentingan bisnis.
Saya mendapat informasi bahwa tiket pesawat lumayan mahal yaitu 800ribu ke atas..
Nah ini ada tiket pesawat murah.
Jurusan: Pangkalanbun-Semarang
Harga tiket: 670ribu
Hari/Tanggal: Minggu, 19 September 2010
Waktu: 08.00
Pesawat: TriganaAir kapasitas 120 penumpang
Cuman mohon maaf, ketika pesan ini beredar hanya masih tersisa 30seat.
Sekali lagi tiket ini adalah pbun-smrg bukan smrg-pbun. Kalau yg smrg-pbun ada, harga tiketnya 1,2juta.
Pemesanan:
Arsyil Hendra Saputra
CP: 085740562043 (sms)
Telp: 082156075670
Terima kasih
Selengkapnya...
Posted in
Pangkalan Bun
Si putri tambah manis deh saat merasa malu-malu. Ya jelas malu, gimana enggak, saat ini sang pangeran yang gagah cakep yang udah lamaaaa lamaaaaaa lamaaaaa tak jumpa sedang di depannya. Untungnya si putri udah diet biar langsing dan tambah cantik apalagi sekarang udah pakai jilbab. Subhanallah kesemsem dah.
Teringat tepat setahun lalu janji si putri dan pangeran untuk nanti berjumpa kembali. Dulu mereka berpisah untungnya lewat sms "sampai jumpa" janji diikrarkan. Tak terasa benaran terkabul, yakni di hari ini.
Siapa gerangan ya pangeran yang beruntung mendapatkan putri yang setia itu? Tapi yang jelas pangeran itu bilang ke aku kalau ia pun setia pula kepada putri, tak ada yang menggantikannya selama ini.
Selengkapnya...
Posted in
Cerita Lucu
Dua atau satu tahun yang lalu kita mungkin masih melihat keberadaan uang receh di Pangkalanbun. Itu pun sudah tidak dalam bentuk satuan untuk yang seratus dan dua ratus rupiah uang receh. Orang pangkalan bun sudah biasa melinting dengan isolasi 5 pecahan seratus rupiah atau 2 buah dua ratus rupiah dan satu seratus rupiah. Tak lain agar menjadikan jumlah pecahannya menjadi lima ratus rupiah. Dan sekarang jangankan yang pecahan di bawah lima ratus rupiah, masyarakat Pangkalanbun sepertinya susah sekali memberi kembalian uang logam Rp500.
Sejak kembali dari Semarang 3 minggu ini, aku belum pernah sekalipun menerima kembalian uang receh logam Rp500. Termasuk uang 500 yang terdiri dari beberapa uang 100 atau 200 seperti yang kujelaskan tadi. Wow, terkejut tentunya sebab baru 2 tahun aku tidak berada di Pangkalanbun sudah seperti ini. Bahkan di toko sekelas minimarket atau toserba sama sekali tidak ada pengembalian receh. Malah di suatu ketika aku menerima kembalian dengan berakhiran Rp700, itu diganti dengan satu atau dua buah permen dan sebuah chocolatos.
Untuk fenomena pengembalian Rp500 diganti dengan kembalian permen memang sudah terjadi sejak dulu. Tapi dulu masih cukup ada nampak uang Rp500 baik lintingan pecahan atau logam. Jadi begini seolah bahwa nominal terendah di Pangkalanbun yang masih diterima adalah Rp1000.
Pelajaran pertama kalau membeli barang-barang di toko market belilah dengan uang pas atau membeli berbagai barang yang kembaliannya tidak lebih dari Rp500. Sebagai contoh jika jumlah pembelian anda Rp23.200, bisa jadi anda akan menerima kembalian uang 23ribu rupiah dan 3 buah permen dan satu chocolatos. Hahahaha. Nikmati itu!
Oleh Arsyil Hendra Saputra
21 Agustus 2010
Selengkapnya...
Posted in
Pangkalan Bun
ALHAMDULILLAH kembali blog sederhanaku ini bermanfaat untuk orang lain dalam mencari informasi tentang Pangkalan Bun. Ada salah seorang yang mengisi kotak komentar di salah satu tulisanku. Sebelumnya terima kasih atas kunjungan dan masukannya pula. Semoga blog ini senantiasa bermanfaat dalam mendengungkan kota Pangkalanbun di jagat maya ini.
Komentar itu berisi dua hal, yang pertama adalah menanyakan bagaimana akses dari Jateng ke Pangkalanbun. Sedang yang kedua dia memberikan masukan agar lebih banyak memasang foto/gambar sebagai bentuk lebih mempromosikan pangkalanbun.
Baik, yang pertama saja jawab bahwa untuk ke Pangkalanbun dari Jateng aksesnya sangat mudah. Dapat lewat jalur laut atau udara. Untuk laut yaitu dengan naik kapal laut baik kapal PELNI atau lainnya. Untuk mengetahui info jadwal kapal laut PELNI dapat langsung datang ke kantor Pelni di Semarang. Kapal akan bersandar di pelabuhan Tanjung Mas Semarang.
Tulisan saya mengenai perjalanan dari Semarang ke Pangkalanbun sudah pernah saya posting. Silakan saja dicari-cari.
Lewat udara cukup mudah pula. Anda tinggal mencari infonya di bandara Ahmad Yani Semarang. Alhamdulillah saat ini sudah banyak operator maskapai kapal terbang yang melayani penerbangan dari Semarang ke Pangkalan bun atau sebaliknya.
Untuk tarif kapal laut berkisar 160-280ribu. Sedangkan tarif pesawat berkisar 600-800ribu.
Bagaimana? Kalau ada yang kurang, saya arsyil siap menerima berbagai pertanyaan.
TErima kasih.
Selengkapnya...
Posted in
Pangkalan Bun
TERANG saja dengan beraninya pria itu melewati sebuah rumah keramik dinding berwarna merah dan pintu dan jendela warna biru di salah satu gang sempit yang ada di Mendawai itu. Sebab sangat yakin bahwa tiada orang yang bakal melihat dan mengenalinya. Berbeda dengan 2 tahun silam, hampir benar-benar tidak berani sebab was-was bisa-bisa melihat seseorang disana.
Sebelumnya dia baru saja singgah di sebuah masjid di dekat situ sholat magrib. Di depannya tertulis Masjid Alkautsar. Baginya, masjid itu merupakan salah satu yang paling berpengaruh bagi dirinya. Kurang tau apakah itu. Namun dari itu membuat berbagai cerita masa lalu terputar kembali di otaknya. Bahkan membuatnya tak sadar bahwa dia sedang melintasi sebuah gang yang paling diingatnya lalu melewati rumah tadi.
Ooo.. dia baru sadar biarpun keberaniannya sudah seratus persen, tapi masih sedikit gelombang degdegan di dadanya. Ntah kenapa, bahkan dia sendiri kepada dirinya. Apa yang sudah kulakukan ini?
Tidakk..bukan, dia menyadari sesungguhnya yang sudah terjadi di masa lalu, apapun, sudah takdir, sudah diatur oleh Allah, yang maha kuasa.
PangkalanBun, 7 Agustus 2010.
Selengkapnya...
Posted in
Ceritaku
Pangkalanbun: ENTAH kenapa setiap liburan di rumah hobinya pengen bikin-bikin masakan. Mungkin karena emang di rumah banyak waktu luang. Kali ini arsyil berkreasi membuat pisang goreng. Salah satu makanan kesukaan diriku. Bahkan sejak SD dan SMP sering membuat pisang goreng sendiri.
Pokoknya bahan yang ada di dapur kuanalisa buat bahan-bahan seadanya. Seperti tepung terigu, telur, dan gula. Namun sempat pula ku-searching cara membuatnya di internet.
Sekitar seperempat kilo tepung terigu kucampur dengan satu buah telur dan setengah gelas air. Tak lupa kububuhi tiga sendok gula dan sedikit garam.
Satu kilo pisang kubeli dari pasar (bilang aja pisang buat bikin pisang goreng). Setelah kuhitung ada 17 buah pisang. Kemudian kukupas kulitnya. Beberapa ada yang tetap 1 buah di goreng dan beberapa ada yang kubuat jadi dua.
Sambil kupanaskan minyak setinggi 5cm dengan api gede. Kuaduk bahan tadi hingga merata dan kental.
Setelah minyak sudah panas kukecilkan sedikit. Karena dengan api sedang agar matangnya merata. Kucelupkan pisang satu persatu pisang ke adonan bahan tepung dan kugorengkan ke minyak.
Dengan sabar kulihat perubahan warna dan setelag cukup cokelat kubalik. Dan akhirnya sebanyak 24 pisang goreng,setengah gede, setengah kecil, siap dimakan.
Upps! Omg, kok rasanya asin. Haha, sebagai evaluasiku kapan-kapan kalau buat pisang goreng lagi kayaknya emang gak usah dikasih garam aja!
Alhamdulillah di pagi ini satu masakan udah kucoba. PISANG GORENG AGAK KEASINAN. (04/08/10)
Selengkapnya...

Intinya nyesel banget lah bagi yang gak ikut! 100% seru lah pokoknya. Biarpun di selingi acara pake nyasar segala tapi malah menambah bumbu ramenya itu. Acara dimulai dari kantor Bem Fmipa Undip kemudian menuju kediaman wakil presiden, MJ Devries Fernando yang sedang sakit setelah kecelakaan hari Jumat lalu dilanjutkan menuju rumahnya nenek menteri Dalam negeri, Hanif Hadi yang sedang sakit pula. Siangnya diajak makan-makan di KFC dalam rangka syukuran ulang tahun dari seorang perempuan cantik bernama Sufratuts Tsaniyah.
Sekitar pukul 9 kami memulai perjalanan menuju rumah mas Johan di Pucang Gading, Mranggen. Kami lewat jalan melalui Sigar Bencah, tapi di perjalanan cukup rumit relief jalannya. Gakpapa, sebagai refleksi... Disini adalah Arsyil motor sendiri, mas Ferdi juga sendiri, mas Barri dengan Rukmono, Hauli dengan Diba, dan mba Ika dengan Lala, dan mba Sufra. Di perjalanan bertemu dengan mba Jenri.
Pertama melihat rumah kediaman keluarga mas Johan sungguh nuansa kesehatan banget. Yupz, benar mas Johan adalah putra dari seorang Bidan. Tak lupa pula sampai disana untuk berfoto ria. Ya iya donk, ada arsyil ada foto. Gak mengenal tempat, dimanapun berfoto tidak lupa.

Terima kasih untuk mas Johan yang sudah mempersilakan berkunjung dan semoga cepat sembuh. Kronologis dari kecelakaan beliau adalah saat Jumat pagi hari 02.00 di sebuah perempatan ditabrak. Alhamdulillah ketika kami berkunjung kondisinya sudah membaik.

Setelah dari Pucang Gading menuju daerah Simpang Lima, dekat RS Elisabeth, yaitu ke rumah nenek menteri Dalam Negeri, Hanif Hadi. Dia juga lagi sakit berat, dari diagnosa dokter ternyata dia terkena penyakit amandel. Sehingga rencananya dekat ini Hanif akan melakukan operasi amandel. Memang dari penampilan dia waktu kemarin sangat terlihat sedang sakit banget. Kasiannya nasif dirimu nif nif...

Buat Hanif semoga cepat sembuh juga. Masih ada MIPA Fair nih nif...sebuah ide cemerlangmu. Ayo sembuh, kembalikan semangatmu ya!
Untungnya hari ini ada yang ngingetin kalau hari ini 17 Juli merupakan ulang tahun dari Sufratuts Tsaniyah. Dan di hari ulang tahunnya ini, mbak Sufra emang baik, mentraktir kita semua makan-makan. Awalnya ada berbagai versi usulan makan dimana, ujung-ujungnya kita ke KFC bo! MaNTab! Taulah anak kos semua, langka banget kesempatan makan di produk makanan asing itu. Ada yang bilang hari ini kita perbaikan gizi! Wakakakaka.

Terima kasih buat mba Sufra yang udah mensejahterakan perut kami di siang ini. Selamat ulang tahun ke-21. Kami doakan semoga Allah memberi senantiasa kesehatan dengan bertambahnya umur, dan menjadikan orang yang lebih baik dari sebelumnya. Salam harmonis!
Arsyil, 19 Juli 2010.
Selengkapnya...
Posted in
bem fmipa undip
Sudah dua kali ini aku menemukan tulisan mengenai aplikasi pengusir nyamuk di blog-blog tetangga. Bagiku, "Aplikasi Pengusir Nyamuk", benar-benar kedengaran aneh dan konyol sekali. Apa hubungannya aplikasi/software dengan nyamuk ya?? Oke dengan asumsi negatif seperti itu, tapi tulisan kedua yang kubaca ini berasal dari blog yang lumayan terpercaya. Jadi kayaknya gak bohong deh, ngapain coba bikin tulisan susah payah seperti yang kulakukan seperti ini kalau buat bohong?
Bagi sobat yang juga pengin nyoba download silakan KLIK DISINI
Bahkan di blog itu di judulnya adalah aplikasi pengusir nyamuk, kecoa, tikus, dll. Wah emang ampuh banget kah aplikasi ini? Sampai sampai pada pergi semua.
Setelah kudownload dan kuinstal di laptop q, langsung segera kucoba menggunakan aplikasi itu. Sangat, sanggat, dan sangat penasaran nih.
Eh abis kujalankan programnya gak ada apa-apa tuh di layar. Kucoba beberapa kali kemudian..
Dan ternyata di pojok kanan bawah layarku ada info mengenai aplikasi ini. Yaitu sedang melakukan sesuatu, yaitu ada tulisan besar frekuensi.
Usut dan usut, ternyata kirja aplikasi ini adalah dengan menghasilkan frekuensi yang tinggi banget. Sehingga bisa didengar emang oleh serangga, tapi tak bisa di dengar oleh manusia. Dan frekuensi ini katanya sangat dibenci oleh nyamuk dkk.
Selang beberapa waktu, alhamdulillah nyamuk-nyamuk di sekitar tubuhku pada pulang kampung. Cihui... ternyata aplikasinya lumayan dikit berhasil..l.
Trims
Selengkapnya...
Posted in
download

Pak Kaswandi, begitulah sapaan akrab kepada beliau. Tugas sehari-harinya menjaga pintu pos satpam di parkiran kampus. Tubuhnya gede dan berkulit hitam. Sekalipun tidak pernah mengekspresikan senyum di raut mukanya. Sangarlah pokoknya!
Lantas kenapa aku membuat tulisan beliau di blogku? Bukan tanpa sebab aku memasukkan nama beliau di salah satu postingan di blogku. Sebab biarpun dari sikap tampang tak mengenakkan hati, beliau telah beberapa kali berjasa di kampus. Dan salah satunya adalah terhadap diriku. Saking sebelnya sama aku sampai-sampai beliau kenal mukaku.
Loh sebel kenapa? Hehe. Ya iyalah sebel, aku sembrono banget naruh barang. Dan aku gak belajar dari kejadian yang dah terjadi tapi malah mengulanginya lagi.
Terakhir kali kemarin aku meninggalkan kunci motor beserta dompet di motorku ketika kuparkir di parkiran belakang kampus. Dan dugaanku benar bahwa kunci dan dompetku itu ditemukan oleh satpam. Wah lagi-lagi dapat omelan dari pak Kaswandi. Hufft. Dan dalam omelan itu beliau mengungkit kejadian waktu aku kehilangan laptop. Kalau kunci motor mah sudah beberapa kali kejadian serupa. Yah mau kemana lagi mengadu selain ke pos satpam. Hueihei.
Pernah suatu hari dulu aku telah teledor menaruh laptopku. Laptopku tertinggal di kursi depan ruang Bem. Sangat dan sangat menggiurkan sekali pastinya kondisi itu buat pencuri. Kemudian pas waktu malam ketika teringat laptopku tidak ada di kamarku aku kembali ke Bem. Dan jelas deg-degan bahwa laptopku tak ada. Satu hal jelas dilakukan yaitu bertanya pada pak Satpam kampus malam itu. Dan ketemunya dengan pak Kaswandi dkk. Di malam itu sampe berjam-jam aku dapat omelan tiga orang satpam sekaligus. Tapi syukur deh alhamdulillah laptopku ditemukan oleh beliau-beliau. Sungguh gak bisa berkata apa-apa seandainya barang elektronik yang hampir seharga sepeda motor itu raib padahal masih terbilang anyir.
Terima kasih..
Selengkapnya...
Posted in
kampusku