My Name is Arsyil, I am not Terorist

24 September 2012 10.24 By Arsyil Statistikawan 10 Komentar

Pernah dengar film “My name is Khan”? Judul tulisan ini terinspirasi dari film itu, mengisahkan tentang seorang muslim India yang tinggal di Amerika, ia dengan lantang meneriakkan bahwa ia bukanlah teroris. Yeah, sekarang ini bagi dunia barat, muslim dianggap teroris. Ironis sekali, negara-negara muslim mengangguk, tidak berbuat apa-apa. Nah terus, nih aku beberapa waktu lalu sempat mengobrol dengan seorang muslim Turki. Subhanallah, ia jadi guru ke luar negeri salah satu misinya adalah kayak Khan tadi.



Dia bernama Syamil. Aku memanggilnya Syamil abi (abi=brother). Ia adalah orang Turki tinggal di Sragen, mengajar matematika di SBBS (Sragen Bilingual Boarding School). Kami bertemu di sekolah Kharisma Bangsa, sempat tidur di ruangan yang sama pula. Suatu ketika kami mengobrol beberapa hal mengenai Turki. Kemudian ia menayampaikan bahwa sekolah Turki terdapat banyak, di 140 negara. Waw, menakjubkan, artinya hampir di seluruh dunia ada sekolah Turki.

Di Indonesia, sekolah turki di bawah manajemen yayasan PASIAD. Terdapat beberapa sekolah Turki di penjuru nusantara; Aceh (Fatih), Depok (Pribadi), Tangerang (Kharisma Bangsa), Bandung (Pribadi), Semarang (Semesta), Sragen (SBBS), Jogja (Kesatuan Bangsa), dan yang terbaru di Banjarmasin (Banoa). Di sekolah Turki, sebagian guru adalah orang Turki. Jadi tak heran, bagi orang Indonesia yang mengajar di situ, bisa bahasa Turki.

Kembali lagi ke kisah Syamil abi. Ia bercerita bahwa saat sekarang ini orang-orang muslim suka disebut teroris. Muncul banyak provokasi dari negara-negara barat namun yang utama adalah dari Israel. Lihat saja, di Timur Tengah, perang bergejolak, situasi keamanan tak terkendali. Tapi tidak dengan orang Turki, mereka bebas kemana saja.

Perkataan penting yang kucatat dari Syamil abi adalah seorang Muslim itu tidak mungkin sengaja membunuh nyawa orang lain, bahkan dengan seekor semut pun seorang muslim tidak diperbolehkan membunuh. Subhanallah, sebagai orang Muslim, aku menjadi terhenyak dengar kata-kata itu. Kemudian ia juga bilang bahwa ia dan guru sekolah Turki lain ke berbagai penjuru dunia, ingin menyampaikan ia kesana dengan damai. Bahwa muslim itu bukan teroris, tetapi Muslim ini pembawa kedamaian.

Selengkapnya...

AYO BUAT PASPOR : Kunci Keluar Negeri

14 September 2012 16.20 By Arsyil Statistikawan 1 Komentar


Seringkali ada benarnya, “Apa yang terjadi esok adalah yang kita pikirkan sekarang.” Dan alhamdulillah sekarang beberapa hal yang dulu kupikirkan terjadi salah satunya adalah membuat paspor. Paspor sudah kuinginkan lama. Berawal dari mimpiku bisa ke negeri idamanku “Jerman” dan termotivasi dari tulisan Renald Gazali, guru besar UI tentang membuat paspor. Yang kulakukan pertama adalah menuliskan PASPOR di dinding kamarku. Kemudian tak lupa kutulis d facebook dan blog (baca: Sebelum Wisuda Aku Harus Sudah Punya PASPOR). Hingga kusiapkan uang, kusisihkan untuk membuat paspor sebelum wisuda.

Sekali lagi, kalimat, “Apa yang terjadi esok adalah apa yang kita pikirkan sekarang” dan hadist Rasulullah “Hari ini harus lebih baik dari hari kemarin” benar-benar memotivasi aku. Kata orang-orang di sekitarku, “Buat apa bikin paspor, kalau gak jadi keluar negeri gimana?” ada juga yang berkata “Kerja aja belum dah pengen ke luar negeri.” Sungguh, aku tak mendengarkan bisikan-bisikan yang menjatuhkan itu. Aku tetap bersemangat untuk menjadi diri yang baik di hari esok. Tetap memiliki mimpi-mimpi dan berusaha keras untuk menggapainya. Amin.

Banyak orang mengira membuat paspor susah. Oke aku maklum, mungkin karena kurangnya pengetahuan pada mereka tentang paspor. Paspor beda sama Visa. Kalau paspor ibaratnya KTP ke luar negeri sedangkan Visa adalah tiket untuk ke sebuah negara. Artinya paspor digunakan ke semua negara hanya 1 paspor sedangkan Visa tiap negara 1 visa. Kalau Paspor masa berlaku 5 tahun, kalau Visa berlaku sesuai kebutuhan. Untuk visa aku belum pernah buat karena belum ke luar negeri. Oke aku mau menyampaikan cara membuat paspor.

Di Semarang, membuat paspor di kantor Imigrasi kelas 1 Krapyak. Tapi sebelumnya lebih baik mendaftar online terlebih dahulu. Karena kalau belum daftar online prosesnya akan lebih lama. Daftar online di situs www.imigrasi.go.id dengan memilih 48Hal. Upload dokumen KTP, KK, dan AKTE yang telah di scan. Sesuai hari yang dijadwalkan datang ke Kanim I Semarang Jl Siliwangi No. 514 Krapyak membawa dokumen tadi fotokopi dan asli. Disana ikuti prosedur tanyakan saja pada pegawai disana kalau bingung. Gampang kok gak usah pakai calo, biaya Cuma 255ribu pengambilan paspor setelah 1 minggu.

by ARSYIL HENDRA SAPUTRA
Selengkapnya...

Miris Kumelihat Penyanyi Dangdut Seksi Dikelilingi Anak Kecil di Acara Kondangan

12 September 2012 22.02 By Arsyil Statistikawan 1 Komentar

Mungkin, tulisanku ini tak begitu berpengaruh bagi para bapak-bapak dan ibu-ibu orang tua di desa untuk sadar akan pentingkan ajaran yang baik untuk anak mereka. Ajaran baik yang kumaksud dalam tulisanku ini adalah mengenai acara dangdutan yang digelar saat ada kondangan. Sungguh, menurut saya penyanyi dangdut yang berpakaian mini alias seksi sangat tidak baik ditonton utuk anak kecil. Just one word for described that, MIRIS. Aku miris melihat fenomena ini.


Beberapa waktu yang lalu aku menghadiri acara walimatul sunnat atau resepsi sunnatan salah seorang keluarga istrinya Pakde aku, berada di daerah yang bisa dibilang pelosok. Di sana aku lumayan kurang betah, yaitu menumpuknya asap rokok dimana-mana. Okeh, yang ini aku maklum, kebiasaan merokok saat mengobrol sesama teman bagi bapak-bapak dah biasa (eitss ada anak seumuran ekolah juga denk yang merokok). Nah sewaktu dimulai nyanyian dangdut ini aku tercengang.

Sang penyanyi, dua orang cewek dengan pakaian yang masyallah mini banget, seksi, dan bisa disebut (maaf) setengah telanjang kali ya. Dan saat mereka naik ke atas panggung disorak gempita oleh orang-orang disitu, bapak-bapak, ibu-ibu, baik tua atau muda. Yang menjadi menakjubkan lagi hampir banyak banget anak-anak kecil disitu sampai-sampai ada beberaa anak yang duduk di atas panggung bagian pinggir. Miris, anak-anak dijejali tontonan seperti itu!

Aku hanya tergeleng-geleng kepalaku bahkan saat lantunan lagu dangdut dinyanyikan aku lebih banyak menunjuk. Bukan aku sok alim atau gimana, tapi di samping aku takut sama Allah aku juga sangat menolak fenomena seperti ini.

Perlu dipahami! Mnurutku, akibat dari fenomena ini adalah nak-anak akan belajar dari apa yang ditontonnya. Secara bertahap meeka belajar untuk memakai pakaian yang seperti itu, yaitu seksi. Belum lagi lirik lagu yang dibawakan sering kali berbau porno. Waktu itu ada salah satu lagu yang dibawakan berjudul “Perawan Kalimantan”. Hadeuhhh hadeuuhhh.

by ARSYIL
Selengkapnya...

Go to Pekalongan with ADALAH, Great Journey!

09.57 By Arsyil Statistikawan 3 Komentar

Did you know Pekalongan? Yeah, it is Batik city! The best of Batik city in the world, i think. But, aku gak ngomongin soal batik. Aku mau cerita mengenai perjalananku ke kota tersebut. Just one word i said for the journey, Great! Seru abizzz..baik perjalanan, sampai di kondangannya mba sufroh, trus ke rumah diba, pulangnya makan durian di perjalanan, dan hujannya bikin asyik.

Aku dan Hanif

Sebenarnya tujuan utama ke Pekalongan adalah datang ke walimahan (resepsi pernikahan) dari mba Sufratuts Tsaniah atau mbak sufra. Minggu 9 September 2012, akhirnya yang berangkat ada 6 orang yaitu aku, hanif (mat08), diba (mat08), lala (kim08), allyn (IF08), dan ayu (Bio09) mengendarai sepeda motor. Kami berangkat mewakili keluarga harmonis Bem Fmipa Undip 2010. Sayang, sang presiden Bem, pak Barri gak bisa ikut. Awalnya kami berencana sewa mobil tapi gak dapat, jadi dia gak bs ikut kalau naik motor.
ADALAH Goes to Pekalongan

Sekitar pukul setetengah 9 kami berangkat. Ada gunanya juga kamera digital yang kubawa. Berawal dari singgah di pom bensin mangkang, muali deh narsis kami. Ha ha.. gak papaa. Targetnya dua jam setengah sampai pekalongan tapi karena macet dsb.. sekitar pukul 11 kami sampai di kondangan mbak sufra. Nah ini nih yang kami bingung, di depan tertulis “Sufroh & A Yani” apakah sufroh=sufra? Kami takutnya dah sampai ke dalam ternyata bukan walimahannya mba sufra, ho ho. Tapi gak kok, emang dah bener, ini pernikahan ma sufra. Sebab, disini dia dipanggil sufroh, ha ha lucu2..

Sampai di dalam, kami terutama aku sangat pangling bener gak sih yang di pelaminan ini mba sufra? Yakin deh, beda banget! Mungkin gara2 dandanannya itu kali.. hanya suaranya yang bikin aku kenal kalau itu memang dia. : ) Setelah puas berfoto-foto dan menikmati makanan disitu kami undur diri sekitar pukul 1 siang.


Go to Pekalongan of course, planning yang kedua adalah ke rumah Farroh Dibaj. Lumayan walaupun sudah kenyang tapi disuguhi buah-buah dan lainnya. Namun sayang, cepet banget, segera selesai shoat dhuhur dijama ashar kami pun melanjutkan perjalanan pulang. Eiitss, tak lupa berfoto, wk wk, bareng keluarga seisi rumah dibaj..adeknya lucu, malu2 gitu, setelah kuajak mau deh foto bareng.

Foto bareng Diba Family

Si hanif ternyata kepincut pengen beli baju batik yang ada di toko di dekat situ. Aku dan hanif akhirnya membeli batik, sedangkan yang lain enggak. Ha ha maklum bapak-bapak masa kini, (rempong deh). :P

Bapak2  Shopping

Di perjalanan pulang pada ngerengek-ngerengek “ayo yang dah lulus traktir duren”. Ya deh, kutraktir duren akhirnya. Beli di pinggiran jalan waktu di Batang, dasar yah, beli 1 gak cukup! Ya Allah nih bener-bener manusia, gak pernah puas, tadi minta beli dan dibeliin eh minta banyak. Hadeuuhh... Tapi gpp, seru deh bsa makan duren bareng.

Makan Duren di Batang

Ada yang mau ikut acara Halal bi Halal, ada yg mau “xxxx”, sehingga minta lekas pulang ke Semarang. Tapi permintaan mereka tertolak mentah-mentah sebab turun Hujan! Kami cukup terhambat gara-gara hujan ini, tapi gpp alhamdulillah, bersyukur sama Allah, menambah keseruan kami. Rumusnya begini,
hujan turun = berteduh di pinggr jalan = berfoto-foto.
Waka waka waka.

ADALAH berteduh dari Hujan

Di sebuah tempat teduhan, akhirnya tercetuslah ADALAH. Hmm pasti terinspirasi boyband-girlband yang lagi menjamur Sekarang. :) ADALAH memiliki terdiri atas huruf-furuf yang mewakili nama kami berenam yaitu Arsyil, Diba, Allyn, Lala, Ayu, dan Hanif. Ha hahaa..lucu gokil SERUUU.

Perjalanan kami diakhiri dengan makan bareng di Tembalang, see u guys.. : ) ADALAH great, BEM FMIPA UNDIP 2010, miss u all.
Selengkapnya...

STATPRENEURSHIP : STATISTIKA DAN ENTREPRENEURSHIP

08.10 By Arsyil Statistikawan 4 Komentar


Di saat ini, ilmu statistika sudah menjadi hal tak terpisahkan dengan research atau penelitian. Para akademisi, ilmuwan, bahkan instansi/perusahaan membutuhkan statistika. Inilah peluang bagi para statistikawan. Bayangkan, statistika digunakan di bidang apa saja dan tidak banyak orang yang paham mengenai statistika. Di sisi yang lain, statistika menjadi momok, menurut sebagian kalangan statistika rumit dan butuh waktu relatif lama untuk memahaminya. Sehingga tidak sedikit juga dari kalangan-kalangan itu menyerahkan pengolahan data dan analisis statistik kepada para statistikawan. Tentunya hal ini diperoleh keuntungan dari kedua belah pihak. Para “klien” memperoleh hasil olahan dan para statistikawan memperoleh fee (bayaran) atas itu.



Sebelumnya, penjelasan mengenai istilah statistikawan dan entrepreneurship adalah sebagai berikut. Statistikawan berasal dari kata statistika dan imbuhan –wan. Statistika adalah ilmu pengumpulan, analisis, hingga diperoleh kesimpulan/informasi yang diperlukan dari suatu data. Imbuhan –wan menjelaskan bahwa statistikawan merupakan orang yang bergelut dalam bidang statistika dan mampu menerapkannya pada suatu masalah atau singkatnya menurut sebuah tulisan di Wikipedia, statistikawan adalah sebutan bagi ahli statistika.

Istilah Entrepreneurship sudah banyak yang mengenalnya, yaitu dalam bahasa indonesia adalah wirausaha. Sedangkan orang yang menjalankannya biasa disebut entrepreneur atau wrausahawan. Jadi jika gabungan kedua hal itu, statistika dan entrepreneurship menjadi STATPRENEURSHIP maka diperoleh arti “Wirausaha dalam bidang Statistika”. Orang yang menggeluti Statpreneurship disebut Statpreneur yaitu “Wirausahawan dalam bidang statistika” atau “Statistikawan yang mampu menggunakan ilmu statistika menjadi wirausaha”. Artinya seorang statpreneur mampu mengolah data dan analisis statistik sehingga memperoleh imbalan (menghasilkan uang).

Oleh: Arsyil Hendra Saputra


Selengkapnya...

Banyak Bersyukur ... Banyak Bersyukur ... Banyak Bersyukur ...

26 Mei 2012 14.31 By Arsyil Statistikawan 10 Komentar

IPK = 3,72
Tabungan Pribadi = 4juta lebih
Mandiri Sehari-hari = Ya, tak dikirimi orangtua lagi
Wajah = lumayan lah, ^^
Kurang apa lagi buat bersyukur?


Akhir-akhir ini aku sering stres di kepalaku, atau bahasa simpelnya GALAU. Iya pastinya galau karena skripsiku. Sampai sekarang belum selesai. Padahal sudah banyak teman-teman aku yang akan sidang (lulus). Sedangkan aku masih jauh. Wah betul-betul membuat aku galau. Pernah suatu hari dan berhari-hari aku teriak-teriak sendiri di kamar mandi, kamar, kos, bahkan di jalan. Teriak "semangaaaaat". Emang bersemangat tapi kusadari, ternyata itu aku lagi stres. Ditambah lagi beberapa kegagalan yang sempat terjadi padaku.

Lalu aku sekarang alhamdulillah sudah tenang sejenak. Akhirnya aku menyadari bahwa selain rumus : MAN JADDA WA JADDA (siapa yang berusaha pasti akan berhasil) juga ada rumus kedua. Yaitu : MAN SHOBARO ZAFIRO (Siapa yang bersabar pasti akan beruntung). Betul, selain berusaha dengan sungguh-sungguh juga diperlukan kesabaran. Aku sebagai hamba Allah yang lemah cuma bisa berusaha tapi hasilnya ditentukan oleh-Nya.

Juga setelah kirenungkan kahir-akhir ini aku merasa jarang bersyukur. Ya Tuhan, maafkan aku yang kadang lupa bersyukur. Padahal dalam Alquran "Nikmat Tuhan Manakah yang Kamu Dustakan?". Menyentik manusia yang lupa akan bersyukur.

Alhamdulillah aku bisa bersyukur saat ini. Seperti yang ada di paling depan kutulis bahwa ada beberapa hal yang sudah diberikan Allah pada aku. Mungkinkah aku masih lupa bersyukur? TIDAK. Aku harus bersyukurrrr... bersyukurrrr... bersykurrrr...

Tulisan ini diikutsertakan pada Monilando’s First Giveaway


Selengkapnya...

Renang dan Terapi Kaki di Kolam Renang Kodam Banyumanik

13.29 By Arsyil Statistikawan 2 Komentar

Aku tahu bahwa sekarang ada yang lagi jalan-jalan ke Dieng, yaitu sebagian anak-anak statistik 2008. Tapi tak masalah, kami yang masih di Semarang bikin acara sendiri. Yaitu Renang di Kolam Renang Kodam Banyumanik. Seru... malah mau dirutinkan tiap minggu. Tapi kalau pikir-pikir, soalnya abis renang jadi hitem.. he he. Tapi seruu abis tadi.

Alhamdulillah skill renang temen-temen tambah. Si diar yang katanya gak bisa renang, eh ternyata kalau diberanikan ke tempat yang lebih dalam bisa juga. Trus ali, denug, n fandi, masih belajar mengayuh kaki.. tapi tadi peningkatan.. gak tahu ya kalau fandi, gemuk gitu perutnya.. hihi.. trus begitu juga kelik n faliq, diem-diem langsung bisa tuh mereka. Trus kalau aku alhamdulillah tadi dah mulai belajar gaya dada. Biasanya gaya bebas,,,he he.

Trus abis selesai renang di tempat tersebut ternyata ada kolam ikan kecil-kecil. Ternyata itu buat terapi kaki. Asikkkk , ikannya unyu-unyu.. kaki dicemplungkan ke kolam tersebut langsung dikerubungi ikan banyak banget. Geli-geli gitu. Pas baru pertama pasti deh terasa aneh..geli banget, tapi lama-kelamaan enak kok. Yups terapi dengan ikan. Nih fotonya:


Selengkapnya...

Mbah-Mbah Peenggendong Jamu Yang Berangkat di Subuh Hari

13.00 By Arsyil Statistikawan 5 Komentar

Terkadang aku malu terhadap diri sendiri. Masa kalah sama seorang tua mbah-mbah. Setiap pagi saat aku selesai sholat subuh dari masjid, di perjalanan aku selalu berpapasan dengan mbah-mbah tua yang menggendong jamu. Subhanallah luar biasa. Sudah tua banget masih tetap semangat bekerja. Umur beliau mungkin kira-kira 60-70 tahun, atau lebih. Kurang tahu juga tapi memang tua banget. Aku sampai kasihan kalau melihatnya.

Sejenak aku merenung. Aku masih muda begini, masa kadang-kadang malas-malasan. Aku harus selalu bersemangat dan bekerja keras. Mbah-mbah aja masih semangat!

AYOOOOO ARSYILLL JANGAN BERHENTI BEKERJA KERASSSSSSSSSSSSSSSS
Selengkapnya...

Download Program R (Software Statistik Gratis) + Paket R-Commander (Rcmdr)

23 Mei 2012 10.18 By Arsyil Statistikawan 4 Komentar


Di Statistika Universitas Diponegoro (Undip) sekarang mpraktikum mata kuliah Komputasi Statistika menggunakan software R. Sebelumnya kami menggunakan program S-Plus. R sangat mirip dengan S-Plus. Digunakan R karena R adalah program yang lumayan baik yang pastinya karena gratis atau FREE. Berbeda dengan program lain (SPSS, Eviews, dll) yang berbayar, kalau software R adalah gratis/free.

Kali ini arsyil mau berbagi software R. Memang sebenarnya program ini dapat didownload gratis di situsnya. Tetapi supaya teman-teman mudah nih arsyil uploadkan filenya beserta paket-paket. Terutama paket R-Commander, sering digunakan maka arsyil sertakan beserta paket turunannya.

Silakan download software R beserta paket-paket disini:
http://www.ziddu.com/download/19447098/R14byLabStatUndip.rar.html

Trus beberapa waktu lalu, alhamdulillah dapat buku tutorial penggunaan R karangan pak Suhartono (ITS). Silakan kalau mau pinter R dibaca buku ini.

Silakan download buku AAnalisis Statistik dengan R disini:
http://www.scribd.com/doc/51632759/Analisa-data-statistik-dengan-R

Selengkapnya...

Kimmy Bun oh Kimmy Bun

05 Mei 2012 07.29 By Arsyil Statistikawan 3 Komentar

Aku tak tahu Kimmy Bun itu berasal dari kata apa, artinya apa? Yang kutahu Kimmy Bun adalah roti bundar rasa kopi. Hari-hariku disuguhi oleh aroma kopi toko Kimmy Bun ini. Karena kos aku dekat sama toko Kimmy Bun. Lokasinya di pojok jalan masuk gang aku. Biarpun begitu jarang banget aku membelinya. Malah baru sekali aja itu pun karena rasa penasaran. Nah tadi aku kembali beli, gak tanggung-tanggung beli langsung 6! Eiitss, pastinya sebanyak itu bukan buat aku, ini untuk orang lain.

30 – 4 – 2012
Entah kenapa alhamdulillah hari ini aku bersemangat banget. Kurasa alasan kubersemangat karena abis dapat materi luar biasa kemarin dari pak Heppy Trenggono, tentang “jadi orang kaya”. Aku bersemangat banget hari ini. Sebelum tidur bahkan sudah kuniatkan untuk bangun malam “qiyamul lail” dan sahur puasa “senin”, eh malah gak bangun, pas adzan subuh baru bangun. Tapi gak lantas menyurutkan semangatku. Baru bangun aku langsung mandi dan ke masjid, walaupun ternyata jamaah sholat sudah selesai.

Sebelum berangkat ke kampus aku pastikan tak lupa sholat dhuha. Dan sangat kuniatkan untuk datang tepat waktu “ontime 08.00” (sesuai jam kerjaku). Kutanamkan pada diri bahwa aku harus disiplin, semangat! Nahlo aku baru inget, kemarin sore ban motorku bocor, jadinya aku ke kampus dengan berjalan kaki, pokokkknya semangat!

Alhamdulillah semangat masih mengalir sampai malam. Sorenya aku mendapat ide yang gak biasanya. Seperti kata pak Heppy, bahwa kalau mau kaya maka harus banyak MEMBERI. Betul, aku juga sangat yakin bahwa semakin banyak memberi maka Tuhan akan semakin banyak pula memberikan rezeki ke kita. Amin.

Selama ini, sejak pertama mengelesi muridku, aku selalu disuguhi makan oleh ibu muridku. Selalu kuteringat kebaikan ibu itu. Beliau tak lupa menawari makan dan seringnya langsung dikasih makan atau paling tidak jajanan.

Kali ini aku mau memberi sesuatu gitu, gantian maksudku. Aku tahu aku tak punya apa-apa yang berkelas seperti keluarga mereka. Mereka adalah keluarga yang kaya, sangat mudah deh, kalau membeli sendiri barang yang aku mau berikan ke mereka.

Tapi aku tak urung. Aku teringat bahwa memberi itu karena Allah, bukan karena manusia. Pokoknya niatnya baik insyallah hasil baik. Dengan tegas kuputusnya untuk membeli KIMMY BUN!

Selesai sholat magrib, aku beli Kimmy Bun sebanyak 6. Yang 5 untuk mereka, dan yang satu lagi aku simpan dalam tas. 1 buah ini aku rencanakan untuk memberikan ke seseorang, yang kemarin2 sempat bilang pengin Kimmy Bun, alias kalau mau main ke kosnya bawa Kimmy Bun.

Dengan dagdigdug, di perjalanan hingga sampai ke rumah muridku. Eh ini pertama kalinya pas banget lagi ada Tamu. Jiaah, aku kan jadi gak enak. Dan tak ada tanda-tanda ada Ibunya di rumah. Beliau kayaknya lagi keluar, padahal aku dekatnya dengan beliau. Jadi Kimmy Bun ini penginnya kuserahkan ke tangan beliau, malah lagi gak ada.

Akhirnya Kimmy Bun, ku tinggal di motor. Di dalam aku ketemu muridku. Betul, ibunya lagi gak ada. Tapi beberapa saat kemudian beliau tiba di rumah. Tamunya tetap disitu, belum pulang. Aku juga masih mengajar. Jadi Kimmy Bun tetap di motor.

Satu jam kemudian tamu pulang. Tapi aku tetap aja melanjutkan mengajar. Alias Kimmy Bun tetap di motor. Nah ini dia kejadian yang tak bisa kulupakan..

Ibu Adek muridku : “Mas Arsyil, di motor bawa makanan ya? Tadi gigiti tikus atau kucing gitu mas”.

Jleeeppp

Aku bingung..
Kukasih tau yang sebenarnya tidak ya…

Lalu aku turun ke lantai 1 dan langsung ke luar rumah melihat kondisi Kimmy Bun. Betul banget… plastik kereseknya robek robek. Dan ada 1 Kimmy Bun yang sudah dimakan sama tikus/kucing itu.

Ya Allah… sungguh niat tulus memberi diuji seperti ini. Masih layakkah barang ini untuk kuberikan… Aku galau sejenak.

Oke, lalu kujelaskan aja kepada ibu, bahwa ini untuk ibu tapi tadi ada tamu jadi gak enak untuk bawa ke dalam.

Alhamdulillah beliau mau, ada beberapa yang masih utuh bisa dimakan. Lalu beliau mencicipi. Di akhir les, bahkan beliau tanya itu beli dimana, mungkin bisa nitip aku lagi.

Niat aku memberi memang lagi diuji. Sepulang les, aku mau memberi Kimmi Bun yang satu lagi buat seseorang sekalian ngambil flashdisk. Di jalan udah kuyakinkan, syukur kalau ia ada di kos, kalau memang gak ada di kos ya udah tak apa-apa, biar kumakan aja di kos bareng teman-teman. Eh alhamdulillah, memang dia tidak lagi di kos. Oke dengan hati tegar aku pulang dan berbagi satu buah Kimmi Bun sama teman-teman kos. :)
Selengkapnya...

Sosialisasi Program Mencerdaskan Pemuda Islam Masjid Al-Markaz Al-Islamy Jl.Tani Makmur Desa Tembalu Kel.Madurejo Kabupaten Kotawaringin Barat

21 Maret 2012 16.03 By Arsyil Statistikawan 2 Komentar

Bismillah,assalamu'alaikum wa rohmatulloh wa barokatuh
Kepada : Mas Arsyil -yang semoga selalu dijaga oleh Alloh Ta'ala-
Izinkanlah kami mewakili para syabab(pemuda) yang aktif memakmurkan rumah Alloh di salah satu desa di Kabupaten Kotawaringin Barat,tepatnya di Masjid Al-Markaz Al-Islamy Jl.Tani Makmur Desa Tembalu Kel.Madurejo untuk meminta ta'awun dan bantuannya mensosialisasikan program teman-terman melalui media yang Mas Arsyil kelola baik blog ataupun yang lain.Semoga dengan sosialisasi program ini melalui bantuan Mas Arsyil dapat memberi kontribusi yang baik untuk kalangan Syabab Muslim,para pemuda islam di Pangkalan Bun agar mereka lebih kenal agamanya,cinta terhadapnya,berjuang melangkah untuknya dan tentunya menjadi Para Pemuda Kebanggaan Alloh.Umat dan Bangsa.Kami Lampirkan pamflet sedehananya sekaligus jadwal kegiatannya.
Nasykurukum syukron wa jazakumulloh khoir atas ta'awunnya
A/N Syabab Masjid Al-Markaz Al-Islamy Pengelola Pesantren Islam As-Sunnah Pangkalan Bun


Selengkapnya...

Kata Bijak Hari Ini

3 RUMUS SUKSES

Rumus 1 :
Man Jadda Wajada
(Siapa yang bersungguh-sungguh akan berhasil)
Rumus 2 :
Man Shobaro Zhafira
(Siapa yang bersabar akan beruntung)
Rumus 3 :
Man Saro 'Aladdarbi Washola
(Siapa yang berjalan di jalur-Nya akan sampai)