Tampilkan postingan dengan label Diskusi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Diskusi. Tampilkan semua postingan

Flashdisk Ga Bisa Dibuka/ Dibaca

20 Mei 2009 21.46 By Tembalang Online 19 Komentar

Ceritanya nih ada temanku minta tolong ke aku supaya mengatasi problem yang ada di flashdisknya. Awalnya kukira problem biasa teman-teman sering komplain ke aku, yaitu karena virus di flashdisk tersebut. Eh ternyata flashdisknya gak bisa di baca. Bagi yang mau ikutan bantu aku plizz help me...

Berikut detailnya:

- Flashdisk Nexus kapasitas 2GB.
- Di komputer terdeteksi dengan drive F:
- Selalu muncul pesan "Please insert a disk into drive F:" apabila ingin dibuka baik dengan cara klik, ataupun klik kanan - open/explore. Pesan tersebut juga muncul apabila hendak memformat.
- Pada properties kapasitasnya 0 kb.

Ada yang bisa bantu problem ini ga? Kata temanku sih itu flashdisk ada datanya. Bingung nih gak dapat-dapat solusinya padahal dah otak-atik segala keyword di google search.
Plizz jawabnnya di comment ya... ditunggu...

Selengkapnya...

Gumamku Tentang Tukang Parkir

16 Mei 2009 10.43 By Tembalang Online 2 Komentar

Salah satu yang menjadi sorotanku terhadap Semarang adalah banyak terdapat tukang parkir. Mereka bertaburan di depan toko-toko, swalayan, bahkan ada Masjid yang ada tukang parkirnya juga. Tiak kumasalahkan sih bagi tukang parkir di kawasan yang ramai misalkan di pasar johar atau simpang lima. Sebab memang kehadiran tukang parkir berguna. Di kawasan yang padat lalu lintas tersebut perlu adanya bapak tukang parkir guna menata kendaraan yang singgah.


Tetapi aku sih rada komplain beberapa hal tentang tukang parkir. Yang pertama adalah tukang parkir yang selayak preman dan mungkin ilegal. Tentunya kita sepakat bahwa kita kurang senang dengan tukang parkir yang meminta uang kepada kita agak memaksa. Ditambah lagi wajahnya itu loh yang kelihatan sangar, yah seperti preman gitu. Terasa takut deh seolah kita akan dihajar kalau tidak membayar. Sebaiknya jangan dibayangkan ya! Kalau aku sebenarnya malas banget dengan tukang parkir seperti ini. Seharusnya ketika “melayani” mereka harus ramah dan santun kalu perlu tidak lupa senyuman sehingga pemilik kendaraan tidak segan memarkirkan kendaraannya disitu kembali. Betul tidak?

Yang kedua adalah mengenai pelayanannya. Teorinya kan mereka menjual jasa dan mereka dibayar. Jasa disini tentu adalah selain menjaga kendaraan dari si pemilik plus menatanya agar rapi dan juga di akhir mengantar pemilik beserta kendaraannya selamat kembali jalan. Jadi kalau si tukang parkir ini tidak melakukan apa-apa alias cuma berdiam melihat sampai si pemilik kendaraan selesai dengan kepentingannya dan di akhir cuma mengharap imbalan berupa uang sungguh bisa dibilang tidak proporsional dengan uang yang dibayarkan. Seharusnya “kepuasan pelanggan” yang diterapkan pada berbagai pekerjaan berupa menjual jasa, juga diterapkan pada pekerjaan tukang parkir ini.

Contoh realnya di Semarang adalah di wilayah menuju kampus Universitas Diponegoro (UNDIP). Yaitu sepanjang jalan dari patung kuda Ngesrep hingga Tembalang. Di sepanjang jalan tersebut baik pagi maupun malam banyak sekali tukang parkir baik di depan toko, warteg, maupun ATM. Sepertinya sudah seperti terorganisir gitu. Jadi ada pembagian wilayah masing-masing tukang parkir.

Dua komplain yang kupaparkan diatas sering sih kutemui. Cuma paling sering kugumami adalah jumlah yang banyak itu loh. Jadi misalnya kita mau membeli sesuatu ke sebuah toko yang ada tukang parkir cuma sebentar karena barang yang kita cari gak ada dan kita tetap bayar parkir, sehingga kalau banyak toko kita singgahi tapi barang yang kita cari belum dapat abis tuh duit kita Cuma buat parkir. Kasihan deh gue..

Oh iya tetapi aku pernah lihat tukang parkir yang benar-benar ideal banget deh. Yaitu di depan warung bakso urat di ujung utara gang Tunjungsari, Tembalang. Aku lupa namanya. Disitu ada seorang tukang parkir tetap. Beberapa waktu yang lalu aku pernah mampir disitu. Baru sampai di depan warung tersebut, tukang parkir itu langsung menata kendaraanku, dirapikan sesuai kendaraan yang lain. Terlihat ulet sekali dan tidak ada berdiam diri dalam melakukan pekerjaannya itu. Bahkan ada satu hal yang membuatku kagum. Dia juga membersihkan kendaraan yang ada disitu dengan lap kain ulet banget termasuk motorku. Pada waktu itu memang suasanyanya agak hujan. Dalam hati aku bergumam, “Coba seandainya semua tukang parkir seperti itu ya”.

=Arsyil=
Selengkapnya...

Partai, Atas Nama Rakyat Atau Untuk Kekuasaan?

15 Mei 2009 15.10 By Tembalang Online 2 Komentar

Ayo donk kurangi apatisme partainya, dan menuju satu tujuan utama demi perubahan Indonesia. Indonesia kudu bangkit!


Seperti yang telah kita ketahui bahwa partai politik yang mengikuti pileg tahun ini cukup banyak alah sebanyak 48 partai. Apa sih sebabnya ini? Perpecahan partai? Atau karena alasan yang positif, yaitu menyampaikan kehendak politik dari masyarakat yang tidak seideologi dengan partai yang ada? Ataukah… karena mengincar kursi di DPR? Kalimat terakhir ini sempat kurenungkan ketika pertama kali tahu bahwa partai politik yang ada sebanyak itu.

Alhasil, eh ternyata tahun ini dikeluarkan peraturan yang mensyaratkan kepada partai politik harus memperoleh jumlah suara lebih dari 2,5% agar mendapatkan kursi di DPR. Sehingga bagi partai-partai kecil alias kurang dikenal berupaya keras untuk dapat mencapai target tersebut. Dan ternyata di akhir cerita (pengumuman hasil pileg dikeluarkan KPU), hanya 9 partai yang memenuhi target tersebut. Mau kemana 39 partai lainnya? Namun bagaimana cerita selanjutnya 9 partai yang berhasil menuju stage selanjutnya?

Sudah menjadi rahasia umum bahwa semua partai manyatakan bahwa, “semua demi rakyat”. Kalau emang benar begitu mana tuh buktinya? Mendekati pilpres partai-partai malah sibuk hanya sibuk bermanuver politik. Terkesan para elite politik hanya mementingkan kepentingan partai dibanding kepentingan rakyat. Sebagai contoh adalah beberapa waktu lalu sebelum pileg janji-janji partai kepada rakyat indonesia dielu-elukan. Dan sekarang mana, dah lupa mereka atas janji yang mereka ikrarkan sendiri. Yang ada adalah mereka hanya bekerja keras agar partainya mendapat posisi/kekuasaan di pemerintahan.

Untuk menjatuhkan lawan yang lain cara tidak bijak pun sering dilakukan. Seperti anak kecil yang sedang berantem, mereka saling “sindir-menyindir” satu sama lain. Kalau demi rakyat indonesia apa salahnya kalau mereka saling bergandeng tangan, bersahabat satu-sama lain demi mencapai satu tujuan, “Indonesia maju”. Jangankan atartiap partai, antarpartai yang se-ideologi aja tidak mau bersatu. Kapan nih indonesia bersatu kalau begini terus. Bung saya sudah bosan menunggu Indonesia berubah… Ayo donk kurangi apatisme partainya, dan menuju satu tujuan utama demi perubahan Indonesia. Indonesia kudu bangkit! Arsyil.

Selengkapnya...

Bagaimana UNDIP menurutmu?

20 April 2009 22.48 By Tembalang Online 9 Komentar

Sebenarnya sih aku merasa UNDIP itu bagus, lagipula di peringkat Nasional UNDIP masuk 5 besar. Tapi ketika ada obrolan kecil dengan teman-teman di UNDIP, menurut mereka malah UNDIP masih kurang, dari bangunannya saja di kampus FMIPA kami dah jadul. Emang sih mereka sering bandinginnya dengan UGM, UI, dan ITB. Yah dari survey aja jelas bahwa UNDIP dibawah ketiga Universitas besar tersebut.
Bagaimana menurutmu? Silakan diisi komentarnya. Ditunggu ya! Selengkapnya...

Lulus S1 Statistika UNDIP, kemana lagi ya?

02 Maret 2009 13.47 By Tembalang Online 3 Komentar

Ada yang punya saran sih supaya aku cari beasiswa buat ngelanjutin S2. Tapi sejak pertama kali menginjakkan kaki ke UNDIP aku berniat setelah lulus mau balik ke daerah asalku di kalimantan yaitu PAngkalan Bun. Secara, siapa lagi orang yang memajukan kota-kota di luar jawa selain orang yang kaya aku ini, yaitu belajar di Jawa lalu kemudian balik lagi.
Trus muncul pertanyaan lagi, kalo gak ngelanjutin S2 berarti kan kerja. Kerja apa ya? Saran dari orangtua sih PNS, tapi aku pengen yang gajinya gede. PNS gede gak ya? ^_^
Tapi itu hanya sebatas rencana, aku sih berserah diri kepada Allah aja. Aku yakin Allah memberikan yang paling terbaik jadi aku.

Gimana manurutmu? kasih komentarnya ya! Ditunggu nih! Selengkapnya...

Kata Bijak Hari Ini

3 RUMUS SUKSES

Rumus 1 :
Man Jadda Wajada
(Siapa yang bersungguh-sungguh akan berhasil)
Rumus 2 :
Man Shobaro Zhafira
(Siapa yang bersabar akan beruntung)
Rumus 3 :
Man Saro 'Aladdarbi Washola
(Siapa yang berjalan di jalur-Nya akan sampai)