Alhamdulillah untungnya aku tidak jadi mendaftar lowongan webmaster mipa saja. Beberapa waktu yang lalu aku juga mndaftar lowongan menjadi asisten laboratorium Statististika. Dan dua-duanya sudah kulewati wawancaranya. Benar-benar terasa berbeda, sungguh!
 |
| Pak Budi |
Seketika setelah wawancara asisten lab bersama Pak Budi (dosen statistika), aku langsung membuat status seperti ini, “Hari ini dapat nasehat Pak Budi (dosen stat): Kemampuan adalah nomor 2, komitmen adalah yang pertama.”
 |
| Mas Amry |
Seketika setelah wawancara webmaster bersamamas amry (staff up2ti mipa), aku langsung membuat status seperti ini, “Wawancara Asisten Lab dan Wawancara Webmaster, Dua Hal Yang Sangat Berbeda! Yang satu diwawancarai "orangtua" lebih mempertanyakan komitmen dan yang sutunya diwawancarai "anak muda" lebih mempertanyakan kemampuan.”
Yupz, bergitulah perbedaan nyata kedua lowongan pekerjaan di kampus itu. Ketika wawancara aslab, aku lebih ditanyakan mengenai komitmenku dan kemampuanku hanya sekilas ditanyakan. Sedangkan pada saat wawancara webmaster, aku lebih ditanyakan mengenai apa saja kemampuanku dan sama sekali tak ada ditanyakan mengenai komitmenku.
Entah yang baik wawancara seperti apa. Tapi kalau aku lebih memilih aku lebih suka wawancara dengan Pak Budi. Sangat asyik, beliau memberi berbagai nasehat yang jauh lebih penting daripada kemampuanku. Dan aku juga setuju seperti itu. Sebab kalau hanya melihat kemampuan, dan bisa jadi komitmen tidak ada maka belum tentu kerjaannya bagus.
Tetapi kalau sudah punya komitmen, sekalipun tidak memiliki kemampuan banyak, tak lah jadi masalah. Karena kemampuan bisa diasah, bisa erjalan seiring waktu.
Wallahualam, aku diterima yang mana. Aku hanya bisa berserah diri kepada Allah saja. Selain mengenai wawancara, juga saingannya berbeda sekali. Kalau yang asisten lab dibutuhkan satu orang dan sainganku sama sekali tidak ada, alias cuma aku yang daftar. Sedangkan kalau webmaster yang diterima dua orang, tetapi yang daftar ada 5 orang, dan juga selain aku ternyata adalah anak teknik informatika semua. Intinya yang asisten lab aku optimis, dan yang webmaster aku optimis. 
Yah, yang jelas aku bersyukur, punya pengalaman mendaftar lowongan kerja. Dan bersyukur diberi petunjuk untuk mendaftar kedua-duanya. Padahal sebelumnya aku cukup “PD” daftar lowongan webmaster. Dan hampir mengacuhkan lowongan asisten lab. Ya Allah, aku berserah diri padaMUUUUUUU.
Selengkapnya...
Posted in
Wawancara

Tadi di facebook aku mengobrol dengan salah satu alumni S1 Statistika UNDIP, yaitu Divo D Silalahi dan dalam kesempatan itu akupun menanyakan apa saja tips agar bisa cepat dapat keja setelah lulus kuliah. Mas Divo ini adalah angkatan 2005 merupakan salah satu mahasiswa yang lulus dengan cukup baik dan banyak prestasi yang telah ditorehkan semasa kuliah. Berikut perbincanganku dengan mas Divo:
Arsyil
halo mas vo
15:51Divo
halo juga
dah pada selesai ujian neh
15:52Arsyil
blom mas masi 1 pekan lagi
gmn neh kbrnya..??
15:52Divo
alhmdlh baek
15:52Arsyil
dah sukses bgt nih ya
?
15:52Divo
kamu gimana?
15:52Arsyil
alhmdlh baik jg
mas vo di rau kan?
15:53Divo
ahh, baru mulai mau sukses ril jadi belum sukse
yah di Riau
t4nya putri
hahahah
kampus aman gak?
15:54Arsyil
perusahaan apa namanya t mas?
15:54Divo
mas divo di Sinarmas
15:55Arsyil
dpt posisi apa mas?
manager?
15:56Divo
alhmdlh dipercayakan
mas divo di bag. Biometry and Database nih
urusan rancangan percobaan
tar tanya aja ma ibu tatik tu masternya lho
15:57Arsyil
kyknya stat bgt yak?
susah gak mas?
15:58Divo
yah banget, tapi seiring waktu berjalan pasti bakal aman deh semua
yang penting banyak belajar aja pas kuliah yah
jadi gak terkejut nanti
nih juga banyak teori kayak kuliahan
hehehhe
bukan nakut2in lho
16:00Arsyil
iya
saya pengen juga nih entar sukses kayak mas divo
he he
16:02Divo
mantep deh, yang penting kuatkan ajah dasar2 statistiknya yah
penting tuh
16:02Arsyil
he he
16:02Divo
yah doakan semoga kita semua sukses semua
16:02Arsyil
Oke
16:02Divo
amin3
16:02Arsyil
mas kasih tips donk biar gmpg dpt kerjaan abis lulus kyk mas vo
16:04Divo
biar cepet dapet kerja...
ayng penting:
1. Kuliah di seriusin
2. Banyak ibadah
3. Aktif di organisasi
4. manajemen waktu
5. banyakin prestasi
6. banyakin pengalaman penelitian+kerjaan survei lapangan
dijamin deh perusahaan bakal yang nyariin kamu
siiip!
16:06Arsyil
kalo mas divo manajemen waktu gmn?
16:07Arsyil
makasih mas saya catet tuh..
16:10Divo
manajemen waktu;
yang penting bisa atur waktu kuliah 35%+organisasi 40%+kerja survei 25% lah
itu baru 100% siap pakai perusahaan
key?
16:11Arsyil
oh gitu
16:20Divo
Siiiip
16:34Divo sedang offline.
Selengkapnya...
Posted in
Wawancara