Model Trend Analysis; Linier, Kuadratik, Eksponensial, dan S-Kurva pada Grafik Runtun Waktu

18 Desember 2010 11.28 By Tembalang Online 12 Komentar

Grafik Runtun Waktu dengan MINITAB

Analisis trend merupakan suatu metode analisis yang ditujukan untuk melakukan suatu estimasi atau peramalan pada masa yang akan datang. Untuk melakukan peramalan dengan baik maka dibutuhkan berbagai macam informasi (data) yang cukup banyak dan diamati dalam periode waktu yang relative cukup panjang, sehingga dari hasil analisis tersebut dapat diketahui sampai berapa besar fluktuasi yang terjadi dan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi terhadap perubahan tersebut.

Analisis trend menjadikan model trend umum untuk data runtun waktu dan memungkinkan penghitungan peramalan untuk masa yang akan datang. Ada beberapa model yang umum digunakan untuk analisis tren, yaitu trend linear model, quadratic trend model, exponential growth trend model, dan S-curve model. Namun keempat prosedur model tersebut hanya dapat digunakan untuk data runtun yang tidak memiki unsur musiman.

Keempat model untuk analisis trend tersebut dapat kita gunakan dengan asumsi sebagai berikut :
  • Data tidak memilki unsur musiman
  • Data memiliki kecenderungan yang konstan
  • Data tidak memilki unsur musiman
  • Analisis dilakukan untuk peramalan jangka panjang
  • Khusus untuk model kurva S (S-curve model), tidak boleh ada elemen data yang hilang pada data runtunnya.

Ada beberapa model yang umum digunakan untuk analisis trend, yaitu trend linear model, quadratic trend model, exponential growth trend model, dan S-curve model.Berikut merupakan penjelasan keempat model tersebut:
1. Trend Linear Model
Rumus umumnya adalah sebagai berikut :
Y_t=β_0+(β_1*t)+e_t
Pada model ini, β menunjukkan rata-rata perubahan dari periode satu ke periode berikutnya.
2. Quadratic trend model
Rumus umum :
Y_t=β_0+(β_1*t)+(β_2*t^2 )+e_t
Model ini dapat digunakan untuk bentuk lengkungan plot data yang sederhana.
3. Exponential Growth Trend Model
Model ini menunjukkan adanya peningkatan secara eksponensial atau hilang.
Rumus umum:
Y_t=β_0*β_1^t*e_t
4. S-Curve Model
Menggunakan model trend logistik Pearl-Reed. Model ini digunakan jika plot runtun data mengindikasikan adanya kecenderungan bentuk kurva “S”.
Modelnya adalah sebagai berikut:
Y_t=(10^a)/(β_0+β_1 β_2^t)

Cara Memilih Diantara 4 Model
Melihat pada grafik time series, jika terlihat linier, maka digunakan trend linear model. Jika berbentuk kurva atau eksponensial, maka dipilih quadratic dan exponential growth trend model. Namun jika kurva berbentuk “S”, maka gunakanlah S-curve model.
Setelah hasil forecast (peramalan) diperoleh dengan menggunakan model yang telah dipilih, ketepatan hasil peramalan perlu diuji terlebih dahulu. Atau kita dapat memilih dari keempat model dengan melihat ukuran akurasi (MAPE, MAD, dan MSD). Pilih model yang mempunyai ukuran akurasi paling kecil.

Kalau butuh bantuan (gak ngerti artikel ini) bisa tanya aja ke saya.

Artikel Mengenai peramalan pada analisis trend dengan software MINITAB dapat dilihat disini: Analisis TREND pada Peramalan dengan Software MINITAB
Sedangkan artikel tentang metode pemulusan dengan MINITAB silakan dibaca aja nih: Pemulusan Eksponensial Tunggal Pada Metode Peramalan Statistika

Oleh: Arsyil Hendra Saputra
Butuh tenaga statistik untuk mengerjakan penelitian anda? atau konsultasi tentang rumitnya statistika hingga menjadi mudah? dimanapun anda silakan kontak saya! (Mahasiswa S1 Statistika Universitas Diponegoro Semarang)

Selengkapnya...

Pemulusan Eksponensial Tunggal Pada Metode Peramalan Statistika

11.01 By Tembalang Online 1 Komentar

Pemulusan Eksponensial Tunggal dengan software MINITAB

Metode pemulusan dapat dilakukan dengan dua pendekatan yakni Metode Perataan (Average) dan Metode Pemulusan Eksponensial (Exponential Smoothing).Pada metode pemulusan eksponensial, pada dasarnya data masa lalu dimuluskan dengan cara melakukan pembobotan menurun secara eksponensial terhadap nilai pengamatan yang lebih tua. Atau nilai yang lebih baru diberikan bobot yang relatif lebih besar dibanding nilai pengamatan yang lebih lama. Beberapa jenis analisis data deret waktu yang masuk pada katagori pemulusan eksponensial, diantaranya :
a. Pemulusan eksponensial tunggal,
b. Pemulusan eksponensial tunggal: pendekatan adaptif,
c. Pemulusan eksponensial ganda : metode Brown,
d. Metode pemulusan eksponensial ganda : metode Holt,
e. Pemulusan eksponensial tripel : metode Winter.

Single Exponential Smoothing memperhalus data dengan menggunakan optimal satu langkah ke depan ARIMA (0,1,1) untuk formula peramalan. Single Exponential Smoothing memperhalus data dengan menghitung eksponensial rata-rata yang diberi bobot parameter dan menyajikan peramalan untuk jangka pendek. Procedure ini akan bekerja dengan baik jika digunakan pada data yang tidak mengandung komponen trend dan musiman. Dalam single eksponensial tunggal merupakan metode yang menunjukkan pembobotan menurun secara eksponensial terhadap nilai observasi yang lebih tua.

Bobot parameter ,merupakan perameter smoothing dengan 0 < <1 ,yang dapat dispesifikasikan terlebih dahulu. Single Exponential Smoothing digunakan untuk : a. Data yang tidak mengandung trend b. Data yang tidak mengandung komponen musiman c. Untuk peramalan jangka pendek Cara Memilih Pembobotan Terbaik
Ketepatan hasil peramalan perlu diuji terlebih dahulu. Atau kita dapat memilih dari ketiga pembobotan dengan melihat ukuran akurasi (MAPE, MAD, dan MSD). Pilih pembobotan yang mempunyai ukuran akurasi paling kecil.

Ukuran Akurasi
Berikut beberapa ukuran akurasi yang biasa digunakan, makin kecil nilainya, maka ketepatan peramalan makin baik :
a. MAPE (Mean Absolute Percentage Error)
Merupakan rata-rata dari keseluruhan persentase kesalahan (selisih) antara data aktual dengan data hasil peramalan. Ukuran akurasi dicocokkan dengan data time series, dan ditunjukkan dalam persentase.
b. MAD (Mean Absolute Deviation)
Merupakan rata-rata dari nilai absolute simpangan.
c. MSD (Mean Squared Deviation)
Merupakan rata-rata dari nilai kuadrat simpangan data.

Dengan membandingkan nilai-nilai MAPE, MAD, dan MSD, maka dapat kita tentukan mana nilai pembobotan terbaik, yaitu pemulusan dengan ukuran-ukuran akurasi yang terkecil. 

Baca juga artikel yang berisi permasalahan untuk peramalan dan analisis trend dengan menggunakan software MINITAB: Analisis TREND pada Peramalan dengan Software MINITAB

Oleh: Arsyil Hendra Saputra
Sebagai seorang Statistikawan, tidak menutup diri untuk membantu sesama dalammemecahkan permasalahan statistika. Bagi kamu yang pengin bertanya alias membahas sebuah persoalan statistik dengan saya, monggo, silakan tanyakan saja, dapat lewat blog ini atau facebook atau YM. Terima kasih.

Selengkapnya...

Langkah Pembuatan dan Perancangan Konseptual E – R Diagram

10.07 By Tembalang Online 0 Komentar


Asumsi-asumsi yang digunakan :
1. ......................................................
2. ......................................................
Dst.

Langkah-langkah pembuatan E – R Diagram :
1) Identifikasi entitas dan atribut key untuk masing-masing entitas
2) Identifikasi seluruh relasi
3) Identifikasi atribut non key (bukan kunci) pada entitas dan relasi
4) Identifikasi bilangan kardinalitas

ENTITAS
Adalah sesuatu yang dapat dibedakan antara satu dengan yang lainnya dan bersifat independent, dapat berupa objek secara fisik (rumah, mobil, peralatan, dsb) atau objek secara konsep (pekerjaan, perusahaan, rencana, dsb)

ATRIBUT
Adalah sesuatu yang melekat / dimiliki oleh entitas atau relationship, yang menyediakan penjelasan detail tentang entitas atau relationship tersebut
Atribut key adalah atribut yang dapat digunakan untuk membedakan objek satu dengan yang lainnya dan memiliki sifat unik

RELASI
Adalah hubungan secara logik yang terjadi antara entitas yang satu dengan lainnya, dan bersifat dependent, minimai memiliki atribut-atribut kunci yang berasal dari entitas-entitas yang direlasikan

KARDINALITAS
Adalah derajat maksimum satu entitas dapat berelasi dengan entitas yang lain
Jenis :
• One – to – one
• One – to – many atau many – to – one
• Many – to – many

Berikut contoh studi kasus mengenai perancangan Diagram E-R silakan dilihat di artikel berikut: Contoh Studi Kasus Basis Data / Database Pada Sebuah Apotik (Praktikumku)
Sedangkan bentuk pembahasan dalam perancangan diagram E-R dapat dikunjungi di artikel ini: Contoh Diagram E-R Basis Data Apotek (Praktikum 1)

By Arsyil Hendra Saputra
Sumber: Modul Praktikum Basis Data Laboratorium Komputasi Jurusan Matematika Universitas Diponegoro

Butuh tenaga statistik untuk mengerjakan penelitian anda? atau konsultasi tentang rumitnya statistika hingga menjadi mudah? dimanapun anda silakan kontak saya! (Mahasiswa S1 Statistika Universitas Diponegoro Semarang)

Selengkapnya...

Contoh Diagram E-R Basis Data Apotek (Praktikum 1)

09.38 By Tembalang Online 11 Komentar

Klik di gambar

Ini adalah lanjutan dari Contoh Studi Kasus Basis Data / Database Pada Sebuah Apotik (Praktikumku). Agar mengerti pembahasan berikut, tolong terlebih dahulu lihat postingan tersebut ya. Diagram Entity Relationship (E-R) ini merupakan buatan arsyil, yaitu untuk memenuhi laporan praktikum 1 Basis Data, Desember 2010. Yaitu diagram E/R pada basis data sebuah apotik.

Mengenai dasar teori tentang diagram E-R bisa mengunjungi postingan ini: Langkah Pembuatan dan Perancangan Konseptual E – R Diagram

PEMBAHASAN
Langkah-langkah pembuatan E – R Diagram :
1) Identifikasi entitas dan atribut key untuk masing-masing entitas
Entitas beserta atribut key adalah sebagai berikut:
1. Karyawan: ID karyawan, nama, alamat, kota, status, dan no tlp.
2. Obat: ID obat, nama, jenis, harga, stock, dan ID supplier.
3. Supplier: ID supplier, nama, alamat, kota, no tlp.
4. Faktur Penjualan: No, tanggal, ID pelanggan, ID karyawan, ID obat, jumlah, total, pajak, total bayar
5. Faktur Supply: No, tanggal, ID karyawan, ID supplier, ID obat, jumlah obat, total, pajak, total bayar.
6. Pelanggan: ID pelanggan, nama, alamat, jenis kelamin, pekerjaan.

2) Identifikasi seluruh relasi
1. Karyawan dengan obat relasinya menjual.
2. Supplier dan obat relasinya supply.
3. Pelanggan dan obat relasinya membeli.
4. Karyawan dengan faktur penjualan relasinya membuat.
5. Supier dengan Faktur suply relasinya membuat

3) Identifikasi atribut non key (bukan kunci) pada entitas dan relasi
Primary Key pada setiap entitas sebagai berikut:
1. Karyawan: ID karyawan
2. Obat: ID obat
3. Supplier: ID supplier
4. Faktur Penjualan: No penjualan
5. Faktur Supply: No supply
6. Pelanggan: ID pelanggan

Non Primary Key pada setiap entitas sebagai berikut:
1. Karyawan: nama, alamat, kota, status, dan no tlp.
2. Obat: nama, jenis, harga, stock, dan ID supplier.
3. Supplier: nama, alamat, kota, no tlp.
4. Faktur Penjualan: tanggal, ID pelanggan, ID karyawan, ID obat, jumlah, total, pajak, total bayar
5. Faktur Supply: tanggal, ID karyawan, ID supplier, ID obat, jumlah obat, total, pajak, total bayar.
6. Pelanggan: nama, alamat, jenis kelamin, pekerjaan.

5) Identifikasi bilangan kardinalitas
Bilangan kardinalitas pada relasi dua entitas sebagai berikut:
1. Karyawan dan obat: One to Many
2. Karyawan dan faktur penjualan: One to One
3. Suplier dan faktur supply: One to One
4. Obat dan pelanggan: Many to Many
5. Obat dan supplier: Many to Many

PENUTUP
1. Pada basis data apotik “Obatku”, entitasnya adalah Karyawan, Obat, Supplier, Faktur Penjualan, Faktur Supply, dan Pelanggan. Dan pada setiap entitas memiliki atribut baik sebuah primary key dan yang lain non primary key.
2. Antarentitas memiliki sebuah relasi dan kardinalitasnya, yang digunakan untuk membuat diagram E-R.
3. Dari basis data yang telah dibuat kemudian diimplementasikan ke bentuk tabel pada Microsoft Access.


Oleh: Arsyil Hendra Saputra
Butuh tenaga statistik untuk mengerjakan penelitian anda? atau konsultasi tentang rumitnya statistika hingga menjadi mudah? dimanapun anda silakan kontak saya! (Mahasiswa S1 Statistika Universitas Diponegoro Semarang)
Selengkapnya...

Contoh Studi Kasus Basis Data / Database Pada Sebuah Apotik (Praktikumku)

09.21 By Tembalang Online 32 Komentar

Klik di gambar

Pada praktikum pertama arsyil untuk mata kuliah Basis Data, yaitu membuat diagram Entity Relationship (E-R) terhadap sebuah kasus database sebuah apotek. Setelah dibuat diagram E-R, kemudian diimplementasikan pada sebuah software untuk basis data, yaitu menggunakan microsoft access. Berikut kasus basis data pada sebuah apotik "OBATKU".

Sebuah apotik di Jalan Pemuda 83 Semarang – “OBATKU” akan mengimplementasikan aplikasi basis data pada apotiknya. Sebagai apotik yang melayani langsung pelanggan obat, OBATKU melakukan pencatatan terhadap beberapa hal, yaitu :
1. Data Karyawan
2. Data Obat
3. Data Supplier

Setiap pelanggan dapat membeli lebih dari satu jenis obat. Didalam satu transaksi penjualan, seorang pelanggan hanya dilayani oleh seorang karyawan dan seorang karyawan setiap harinya dapat melayani lebih dari satu orang pelanggan dalam beberapa transaksi penjualan.

Data karyawan secara lengkap seperti ditunjukkan dalam kartu tanda pengenal karyawan yaitu terdiri ID karyawan, nama, alamat, kota, status, no tlp.

Data obat secara lengkap seperti ditunjukkan dalam kartu identifikasi obat yaitu terdiri ID obat, nama, jenis, harga, stock, ID supplier.

Sedangkan data supplier deperti ditunjukkan dalam kartu supplier yaitu terdiri ID suplier, nama, alamat, kota, no tlp.

Faktur penjualan yang dipergunakan dalam proses penjualan obat berisi No, tanggal, ID pelanggan, ID karyawan, ID obat, jumlah, total, pajak, total bayar.

Faktur penyuplaian obat yang dipergunakan dalam proses pembelian obat dari supplier obat berisi No, tanggal, ID karyawan, ID supplier, ID obat, jumlah obat, total, pajak, total bayar.

Di dalam operasionalnya, pemilik OBATKU menginginkan adanya laporan penjualan untuk tiap periode waktu tertentu (misal harian, mingguan atau bulanan).

Langkah PEMBAHASAN silakan lihat ke posting selanjutnya: Contoh Diagram E-R Basis Data Apotek (Praktikum 1)
Atau silakan membaca dulu DASAR TEORI tentang diagaram E-R di posting ini: Langkah Pembuatan dan Perancangan Konseptual E – R Diagram

Oleh: Arsyil Hendra Saputra
Sebagai seorang Statistikawan, tidak menutup diri untuk membantu sesama dalammemecahkan permasalahan statistika. Bagi kamu yang pengin bertanya alias membahas sebuah persoalan statistik dengan saya, monggo, silakan tanyakan saja, dapat lewat blog ini atau facebook atau YM. Terima kasih.

Selengkapnya...

Kisah Menggugah Seorang Raja Dan Sahabatnya Yang Selalu Berkata "Semoga Ini Baik, Insya Allah"

05 Desember 2010 11.36 By Arsyil Statistikawan 6 Komentar


Dikisahkan, ada seorang raja yang setiap pergi berburu selalu ditemani oleh seorang sahabatnya yang terkenal dengan ketakwaan dan wirainya. Tiap kali raja menemui sesuatu yang tidak mengenakkan, sahabatnya selalu berkata, “Semoga itu baik, insya Allah.” Kata-kata ini selalu diulang-ulanginya pada setiap kejadian yang secara dhahir adalah kejadian buruk.

Pada suatu hari saat sang raja berburu bersama sahabatnya ditemani oleh pengawalnya, jari raja terkena tombak dan terpotong. Darah pun mengucur. Si sahabat berkata, “Semoga itu baik, insya Allah.” Raja marah dan memerintahkan pengawalnya untuk memenjarakannya. Saat pengawal ditanya, “Apa yang dikatakannya saat kalian menutup pintu penjara?” Pengawal menjawab, “Ia hanya mengatakan, ‘Semoga ini baik, insya Allah.”

Suatu ketika saat raja pergi berburu tanpa ditemani oleh sahabatnya, ia tersesat di hutan. Sedangkan di hutan tersebut terdapat suku yang menyembah berhala dan tiap tahun mengorbankan orang kepada berhalanya tersebut. Raja pun ditangkap oleh suku tersebut. Namun, saat diperiksa didapati bahwa jari raja tidak lengkap. Mereka pun menolak mengorbankannya, sebab korban harus dalam kondisi yang sempurna. Raja lalu dilepas dan ia kembali ke istananya.

Akhirnya ia menyadari kebenaran ucapan sahabatnya. Sahabatnya pun dikeluarkan dari penjara. Raja bertanya, “Ketika engkau mengatakan, ‘Semoga itu baik, insya Allah.’ Saat jariku terpotong, aku menyadari bahwa kebaikan itu adalah aku tidak jadi disembelih untuk berhala karena fisikku tidak sempurna. Sekarang saat engkau dipenjara, apakah kebaikan itu?” Ia menjawab, “Andaikata saat itu saya bersamamu, maka mereka akan menyembelih saya sebagai penggantimu.”

oOo

Jika anda mendapat kejadian buruk ucapkan : "Semoga ini baik, insya Allah.”
Semoga ALLOH SWT memberi kebaikan pada kehidupan Anda. Amiin :)

“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah Maha Mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetauhi”. (QS Al-Baqarah : 216). 


Selengkapnya...

Persyaratan Calon Ketua / Presiden Bem Fmipa Undip

01 Desember 2010 00.03 By Arsyil Statistikawan 2 Komentar

Benar-suatu musibah ketika ada yang melobi aku untuk menjadi rival calon ketua bem. Ya sudahlah, akan kujalani. Insyaallah, semua yang terjadi karena Allah adalah yang terbaik bagiku. Biarpun hasilnya kalah, aku ihklas. Sebab aku sejujurnya tidak berambisi us untuk jadi ketua bem.

Nah selanjutnya ya mengumpulkan dukungan untuk persyartan-persyaratannya. Untuk calon ketua bem harus minimal 75 dukungan dibuktikan dengan fotocopy KTM simpatisannya. Alhamdulillah teman-teman di Statistika 2008 pada mau mendukung aku. Terima kasih kawan-kawan. Aku sungguh terharu dan tersanjung atas dukungan kalian.


Baik inilah berbagai persyaratan yang harus dipenuhi calon presiden bem fmipa undip:
1. MEMBUAT ESSAY TEMA "GRAND DESIGN DALAM MEWUJUDKAN PEMIMPIN IDEAL" MINIMAL 5 LEMBAR
2. SURAT PERNYATAAN TELAH MENGIKUTI LKMM MADYA DARI PRESIDEN BEM SEKARANG
3. MENGISI FORM PENDAFTARAN CALON
4. CV CALON DISERTAI FOTO BERWARNA SEBANYAK 4 LEMBAR
5. SURAT PERNYATAAN BERSEDIA MENJADI CALON PRESIDEN BEM
6. SURAT KETERANGAN AKTIF LEMBAGA INTRA DARI MASING-MASING JURUSAN/PRODI
7. FOTO COPY KTM (BOLAK-BALIK) DAN SURAT AKTIF KULIAH CALON PRESIDEN BEM
8. SURAT KETERANGAN BERKELAKUAN BAIK DARI FAKULTAS
9. SEKURANG-KURANGNYA 75 MAHASISWA MIPA YANG TERSEBAR DI SETIAP JURUSAN DAN ATAU PRODI


Selengkapnya...

Analisis TREND pada Peramalan dengan Software MINITAB

30 November 2010 11.42 By Arsyil Statistikawan 17 Komentar


Ini adalah kali praktikum aku untuk mata kuliah metode pramalan. Praktikum pertama membahas tentang Trend Analysis. Nih ane share aja ke kawan-kawan mengenai salah satu permasalahan (contoh soal) dari analisis trend ini. Semoga bisa dimengerti. Ohya, dalam praktikumku ini menggunakan software MINITAB. Selamat Mencoba. Dan cuma mau promosi, bagi kawan-kawan yang butuh tenaga untuk olah data statistik seperti skripsi, bisa menghubungi arsyil. Terima kasih

Diberikan data sebagai berikut:
Trade Food Metals
322    53.5    44.2
317    53.0    44.3
319    53.2    44.4
323    52.5    43.4
327    53.4    42.8
328    56.5    44.3
325    65.3    44.4
326    70.7    44.8
330    66.9    44.4
334    58.2    43.1
337    55.3    42.6
341    53.4    42.4
322    52.1    42.2
318    51.5    41.8
320    51.5    40.1
326    52.4    42.0
332    53.3    42.4
334    55.5    43.1
335    64.2    42.4
336    69.6    43.1
335    69.3    43.2
338    58.5    42.8
342    55.3    43.0
348    53.6    42.8
330    52.3    42.5
326    51.5    42.6
329    51.7    42.3
337    51.5    42.9
345    52.2    43.6
350    57.1    44.7
351    63.6    44.5
354    68.8    45.0
355    68.9    44.8
357    60.1    44.9
362    55.6    45.2
368    53.9    45.2
348    53.3    45.0
345    53.1    45.5
349    53.5    46.2
355    53.5    46.8
362    53.9    47.5
367    57.1    48.3
366    64.7    48.3
370    69.4    49.1
371    70.3    48.9
375    62.6    49.4
380    57.9    50.0
385    55.8    50.0
361    54.8    49.6
354    54.2    49.9
357    54.6    49.6
367    54.3    50.7
376    54.8    50.7
381    58.1    50.9
381    68.1    50.5
383    73.3    51.2
384    75.5    50.7
387    66.4    50.3
392    60.5    49.2
396    57.7    48.1

Langkah-Langkah membuat grafik plot:
1. Pilih STat -> Time Series -> Time Series Plot
2. Series Diisi dengan Trade
3. OK
Lakukan langkah tersebut untuk series Food dan Metals
Sehingga diperoleh 3 grafik plot






Jika kita lihat, grafik yang menunjukkan terjadinya TREND adalah grafik dari Metals. Kalau pada trade terjadi musiman sehingga tidak bisa dianalisis dengan trend.

Kemudian data FOOD kita lakukan analisis trend, langkah-langkahnya:
1. Pilih Stat > Time Series > Trend Analysis
2. Pada kolom Variable masukkan Metals
3. Pada kolom Model Type, pilih Linier
4. Klik Generate Forecasts dan masukkan angka 12 pada Number of Forecast
5. Klik Storage
6. Pilih Fits (Trend Line), Residuals (detrended data), and Forecasts.
7. OK
Lakukan langkah tersebut untuk tupe Model Quadratic, Exponential Growth, dan S-Curve
Sehingga diperoleh 4 grafik dengan pendekatan model yang berbeda:





Untuk menentukan model terbaik kita melihat dari nilai MAPE:
Linier: 3,23143
Quadratic: 2,01120
Exponential: 3,15026
SCurve: 3,02577
Bisa terlihat bahwa nilai MAPE Quadratic terkecil, sehingga diambil kesimpulan bahwa model terbaik untuk Analisis Trend dari Food adalah Model Quadratic


Oleh: Arsyil Hendra Saputra
for Statistics Undip
Selengkapnya...

Please, Say No to Marah-Marah and Bentak-Bentak!

26 November 2010 05.40 By Arsyil Statistikawan 4 Komentar


Jadi inget sebuah hadis, "Orang yang kuat bukanlah orang yang hebat dalam bertengkar, sesungguhnya orang yang kuat adalah orang yang bisa menahan emosi ketika harus marah". Kata bijak itu dulu ketika jaman PMB (a.k.a ospek) juga pernah kulontarkan ke teman-temanku seangkatan. Aku masih ingat itu. Sebab itu dulu kugunakan sebagai penyejuk ketika teman-teman angkatanku mulai emosi terhadap senior. Dan alhamdulillah bisa terkontrol. Tapi itu dulu. Dulu yang sudah lama sekali terjadi. 2 tahun yang lalu coy. DUh malah jadi ingat masa-masa itu.

Ohya, ini bukan tulisan untuk seseorang ataupun sebuah kelompok ini merupakan tulisan untuk semua orang. Bukan maksud menggurui. Aku tahu bahwa kawan-kawan semua sudah gede. Mungkin hanya untuk mengingatkan atau saling bernasehat saja. Karena bisa jadi kawan-kawan masih masih seperti itu (marah-marah dan bentak-bentak). Maka diini kuingatkan, tolong, katakan tidak untuk marah-marah dan bentak bentak!

Ketika lihat orang marah-marah dan bentak-bentak aku jadi ingat waktu sekolah dulu. Sesuatu yang alhamdulillah sekarang bisa dewasa merenunginya (amin). Kalau mengenai marah-marah tidak usah kemana-mana, sebab di rumahku sendiri sudah ada pengalaman kena marah-marah itu. Hampir setiap hari aku mendapat marah orangtua aku, yaitu ibu tersayangku. Benar banget, bahwa marah itu karena ada kesalahan yang telah kita perbuat. Ibuku marah tentu karena ada kesalahan yang telah kuperbuat. Namun apakah jika seseorang salah harus selalu dengan marah-marah? Insyaallah tidak! Marah jangan sebagai alternatif satu. Sebab kalau bisa dengan secara halus kenapa tidak. Tapi kalau kurang berfek memang perlu sedikit tegas. Namun belum sampai marah-marah sekali. Marah baru terjadi kalau alternatif paling akhir. Alias kesabaran sudah habis. Tapi itupun harus dikontrol emosinya. Gimana ya jelasinnya, intinya sebaiknya marah-marah tidak diupayakan terjadi.

Kemudian pengalaman bentak-bentak, itu bahkan terjadi pada diriku sendiri. Aku sebagai pelaku bentak bentak. Yaitu dulu ketika di SMA, di dalam organisasi, OSIS dan Drum Band. Ketika masa penerimaan siswa baru (MOS). Aku sebagai orang yang cukup punya posisi di kedua organisasi itu. Ketika MOS, kerjaanku adalah melakukan bentak-bentak kepada siswa baru (baca:junior). Lalu, ada yang masih kuingat sampai sekarang, nasehat kecil dari seorang teman, yang mana dulu masuk telinga kananku tapi keluar lagi dari telinga kiriku, eh sekarang nasehat itu malah mengena di aku. Terima kasih Haris, salah satu temanku.

Di sela-sela kegiatan MOS, dia sempat berbisik ke aku "Syil, gak usah marah-marah". Sangat singkat dan lirih suaranya. Karena dia juga berhati-hati bernasehat seperti itu. Karena tidak mau nasehat itu malah menyakiti hatiku. Yah, menasehatinya secara kawan dan sahabat. Si Haris sekarang adalah ketua UKMI (rohis sebuah perguruan tinggi di jogjakarta).

Dulu tujuanku saat MOS marah-marah itu adalah adalah untuk tegas dan melatih mental mereka. Untuk mengenai mental ketika SMA itu aku sudah dapat solusinya. Ada suatu cara dimana tanpa bentak-bentak, mental mereka terlatih. Namun untuk yang adalah tegas, sekarang kuyakini bahwa untuk tegas tidak harus dengan marah-marah atau bentak-bentak. Selama tegas itu bisa didengar, maka tak perlu mengeraskan suara lisan berlebihan (bentak). Intinya TETAP TEGAS TAPI TIDAK BENTAK.

Inilah tulisan yang berisi nasehat dan pengalaman pribadiku. Semoga bisa bermanfaat bagi kawan-kawan semua. Mohon maaf jika tidak ada yang berkenan dengan tulisan ini. Tapi aku mohon tidak perlu ditanggapi, keluarkan aja lewat telinga kiri kalau anda tidak menyukai tulisan ini. Terima kasih atas perhatiannya.

Oleh: Arsyil Hendra Saputra



Selengkapnya...

Menulis Dengan Hati, Edit Dengan Rasio!

14 November 2010 16.12 By Arsyil Statistikawan 3 Komentar


Terima kasih dan maaf buat saudaraku Kelik yang sudah mengingatkan aku. Atas khilaf aku yang telah membuat tulisan yang berefek tak baik. Juga kepada mbak dwi atas nasehat-nasehat dalam adab membuat tulisan. Dan maaf kepada yang tidak bersedia atas kehadiran tulisanku itu. Yang sudah terjadi semoga menjadikan hikmah yang baik. Dan dengan nasehat-menasehati dalam kebenaran sesungguhnya kita termasuk golongan orang yang tak merugi. Sesuai surah Al`Ashr: "Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran."

Berkenaan dengan itu aku mengutip sebuah paragraf dari tulisan mbak Dwi:
Menulis dengan hati, edit dengan rasio. Harus berhati-hati ketika menulis karena kalau salah menulis sedikit saja akan berakibat fatal bagi peradaban. Jika orang yang membaca tulisan justru menangkap hal yang negatif, bisa jadi kita turut memikul dosa pengikutnya sebagaimana pembunuhan pertama yang dilakukan oleh Qobil ketika zaman nabi Adam dulu, maka perlu hati-hati agar tulisan tidak membawa kemadhorotan. [http://murdadwie.blogspot.com/2010/11/lima-menit-pertama.html]

Nasehat yang luar biasa. Mengingatkan kepada orang seperti aku. Ketika menulis sesuatu jangan berlebihan alias seenaknya aja. Tulislah dengan hati dan diikuti rasio. Dan sungguh, hati-hati dengan tulisan. Karena mungkin saja ada orang yang memandang negatif atas tulisan kita. Meskipun sebenarnya menurut kita itu hanya sekedar "curhatan", atau "tulisan abal-abal". Tapi tetap yang membaca tulisan itu akan berpikir itu benar-adanya.

Duh, jadi teringat kisah tentang mbak Pritha dengan RS OMNI Internasional. Padahal dia cuma membuat tulisan curhatan atau gak serius, tapi ternyata tulisan itu membawa efek besar pengaruh kepada orang lain. Sehingga OMNI menganggap namanya sudah tercemar. Memang dalam hal ini mbak Prita, gak sepenuhnya salah, juga ditanggapi yang lebih oleh OMNI. Tapi tetap aja mbak Prita ini membuat tulisan yang sangat berefek besar kepada orang-orang terhadap OMNI.

Mari, saling memaafkan, dan saling mengingatkan. Begitu pun diriku, kalau ada tulisanku yang sekiranya kurang baik dibaca, atau ada yang merasa tersinggung, mari dibicarakan baik-baik. Yang jelas arsyil akan menerima masukannya. Namun aku memohon maaf, karena sejujurnya blogku ini tak bermaksud kutujukan untuk konsumsi publik. Sebab aku hanya ingin menulis untuk mengeluarkan yang ada di pikiranku aja,.

Selamat membaca dan semoga bermanfaat. Jika ada yang kurang baik mohon sekali lagi sekiranya bisa disampaikan secara baik dengan arsyil. ^_^

Selengkapnya...

9 Mahasiswa Untuk Mipa Undip Peduli Merapi

08 November 2010 13.42 By Arsyil Statistikawan 0 Komentar


[6 November 2010]
Berrrrgetar hape dari kantong, padahal jiwa dan raga ini sudah siap menuju ke Merapi.
Barri Pratama: “Syil, ente dimana??? Buruan bisnya mau berangkat, di gsg ya...” Wah belum ada jam 7 udah mau berangkat. Oke deh siap bergegas kesana.

Dan benar, memang di depan gsg sudah bersiap sebuah bis yang isinya anak-anak kimia 07 untuk berangkat. Diriku langsung disambut penuh semangat dari atasan, Presiden BEM, Barri Pratama. Di bagian belakang bis nongol anak-anak BEM; Hanif, Dana, dan ada ketua HM Insel, Syabil. Juga ternyata ada dua orang BEMerswati; Lala Ida, dan Oci. Dan kemudian setelah bis berangkat singgah sebentar di banyumanik untuk menjemput mba Dwi, sang Ibu-nya BEM (kata mas Barri loh).

Di boyolali susana jalan agak mencekam, langit menurunkan hujan abu, yang tentunya disembur dari Merapi. Sehingga masker pada dipakai. Namun tujuan kita adalah di Klaten. Sebuah posko pengungsian evakuasi Merapi, tepatnya di GOR Kota, Klaten Utara. Alhamdulillah di sini tidak ada hujan abu, sebab memang benar-benar insyaallah masih aman.

Disana kami langsung menurunkan barang bawaan dari sumbangan para mahasiswa MIPA UNDIP. Kerdus-kerdus yang berisi bahan makanan dan sandang dikeluarkan dari bis. Dan disana disambut oleh sebuah tim seukarelawan dari Kaskus Regional Klaten. Juga ikut bergabung kawan-kawan dari KMK (keluarga mahasiswa Klaten) Undip. Baru setelah siang datang relawan lain yaitu dari OPS (Organisasi Peduli Sesama) Undip, dan Mahasiswa Univ Ahmad Dahlan.



Disana sunggung seru sekali yang dilakukan. Kami bergabung dan membantu kawan-kawan yang sudah disana untuk mengkondisikan posko pengungsian ini. Sebab ternyata posko ini merupakan pindahan yang ketiga. Intinya dari posko pengungsian yang pertama pindah ke posko yang kedua karena penambahawan jarak rawan Merapi oleh pemerintah, lalu pun di pindahkan lagi ke posko yang ketiga yaitu disini. Karena juga jarak rawan Merapi diperpanjang.


Posko ini baru ditempati sore Jumat lalu. Bahkan dapur umum baru dibangun pagi ini, Serta tempat penumpukan dan pembagian logistik juga baru dibuat. Saling bergotongroyong kami melakukannya. Apalagi ketika bantuan berdatangan, kami bahu-membahu menyusun logistik. Sedangkan yang putri dikerahkan di dapur, untuk menyiapkan makan.


Selain me-loading bantuan yang datang, juga kami bagika pakaian-pakain bekas yang telah terkumpul untuk dibagikan kepada pengungsi. Juga membagikan snack-snack kepada keluarga dan anak-anak kecil. Namun ada yang paling digemari ibu-ibu, adalah susu kaleng.

Yang mungkin hal yang tak diinginkan para relawan saat itu adalah pembagian barang yang terkadang tidak merata. Karena anak segelintir pengungsi yang mencoba dan berhasil mendapatkan bahan bakanan double. Barang terbatas namun tetap aja mereka hanya memikirkan diri sendiri. Juga beruntungnya para pengungsi yang aktif untuk mencari bantuan. Sedangkan yang tidak aktif kurang memperoleh bantuan.

Waktu dhuhur tiba, di masjid sebuah kampus STAIM kami sholat dhuhur dijama` dengan ashar. Setelah itu kembali ke posko dan delanjutkan dengan makan bareng (nasi bungkus). Alhamdulillah kenyang perut terisi, eh setelah itu tak beberapa lama muncul gagasan pulang yukkk.,..



Hahaha, lagipula karena selain ada acara di Semrang juga sepertinya disini sudah lumayan banyak relawannya. Dan sudah cukup terkondisikan. Insyaallah akan baik-baik saja untuk hari ini. Dan diputuskan siang itu juga kami kembali ke Semarang. Namun sebelum itu sempat berfoto-foto dengan anak-anak kecil yang ada disana...asyiKKKK


Dalam perjalanan pulang dukanya adalah kami terpaksa di bis yang kedua harus berdiri sejam lebih banyak. Karenma di bis susah tidak ada lagi kursi kosong. Bis kedua ini berangkat dari Kertasura ke Semrang, bis AC bertarif 20ribu. Bis yang pertama merupakan dari pengungsian klaten tadi ke Kertasura, 5ribu.

Sekitar 3jam akhirnya kami aru sampai di Semrang. Jam 5 sore lewat kami turun di Sukun. Alhamdulillah tiba dengan selamat.,...


Selengkapnya...

Kata Bijak Hari Ini

3 RUMUS SUKSES

Rumus 1 :
Man Jadda Wajada
(Siapa yang bersungguh-sungguh akan berhasil)
Rumus 2 :
Man Shobaro Zhafira
(Siapa yang bersabar akan beruntung)
Rumus 3 :
Man Saro 'Aladdarbi Washola
(Siapa yang berjalan di jalur-Nya akan sampai)